RSUDAU-BNI Jalin Kerjasama Peningkatan Pelayanan Cepat dan Efektif

Redaksi

Selasa, 5 Oktober 2021 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) Liwa Lampung Barat, bekerjasama dengan PT BNI KCP Liwa, dalam rangka meningkatkan pelayanan yang cepat dan efektif.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam menerapkan Sistem Smart Hospital, antara Direktur RSUDAU, dr Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes dengan Pimpinan KCU BNI Kotabumi Budi Satria di Hotel dan Cafe Sari Rasa Pasar Liwa Balikbukit disaksikan langsung Wakil Bupati, Mad Hasnurin.

Iman Hendarman mengaku, kerjasama tersebut karena program yang ditawarkan PT BNI sangat bagus, dalam rangka meningkatkan pelayanan yang cepat dan efektif, seperti program Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) secara online yang akan diterapkan di RSUD Alimuddin Umar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

“Dengan program Smart Hospital ini diharapkan proses layanan kesehatan dapat dilakukan secara efektif dan efisien, sehingga dapat mewujudkan suatu tata kelola manajemen rumah sakit yang baik dan dapat dipertanggung jawabkan,” kata dia.

Menurut dokter spesialis anak tersebut, ada beberapa bentuk kerja sama antara RSUDAU dengan PT BNI, yakni Layanan BNI Smart Hospital, Layanan Integrated Cash Management, Pengelolaan Rekening Operasional dan Jasa Perbankan lainnya.

“Kerjasama layanan BNI Smart Hospital, SIMRS yang dikembangkan dibuat melalui Tim Periksa. id selaku pengembang SIMRS yang telah disesuaikan dengan kebutuhan manajemen informasi bagi rumah sakit sebagai langkah menuju Smart Hospital,” jelasnya.

Menurut Iman, pelayanan pasien di RSUDAU saat ini masih memakan waktu yang lama karena banyak pengolahan data, duplikasi data pasien, dan pencarian data BPJS yang masih dilakukan secara manual (terpisah dari SIM RS) karena belum terintegrasi dengan server BPJS.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

“BNI Smart Hospital, integrasi BPJS untuk pencetakan SEP (Surat Eligibilitas Peserta), setting limit obat BPJS, setting diagnosa klaim BPJS, dan proses pelayanan dan pelaporan rumah sakit yang masih manual bisa diubah ke sistem online yang lebih cepat.

Sementara Pemimpin PT BNI KCP Liwa, Ade Mirza mengatakan, tujuan akhir dari sistem BNI Smart Hospital ini adalah meningkatkan kualitas layanan rumah sakit serta mengatasi berbagai permasalahan, terutama mengenai daftar tunggu pasien yang lama, belum ada validasi limit obat yang diklaim BPJS sehingga menyebabkan kerugian pada pihak rumah sakit, belum ada validasi diagnosa yang di klaim BPJS Kesehatan.

Baca Juga  Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

“Khusus untuk BPJS Kesehatan, BNI Smart Hospital sudah terkoneksi dengan BPJS Kesehatan dalam hal create SEP, delete SEP, edit SEP, update SEP ,lihat riwayat SEP, Aplicares BPJS dan INA-CBGs, dan ini sangat bermanfaat bagi rumah sakit dan masyarakat,” kata Ade.

Sedangkan Mad Hasnurin, menyambut baik program Smart Hospital, dan berharap dengan program Smart hospital akan meningkatkan pelayanan ke Pasien dan efektifitas pelayanan kesehatan di Lampung Barat.

“Alhamdulillah, adanya kerjasama antara PT BNI dengan RSUDAU, diharapkan pelayanan kesehatan yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat di Lampung Barat akan semakin baik, sehingga dengan peningkatan pelayanan RSUDAU akan menjadi rumah sakit yang dicintai oleh masyarakat,” kata Mad Hasnurin. (Iwan/len)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB