Rangkaian FSB ke-6, Hippun Adat Jadi Daya Tarik Wisatawan

Redaksi

Selasa, 9 Juli 2019 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Salah satu rangkaian besar Festival Sekala Bekhak (FSB) ke-6 adalah Hippun Adat, yang paling menarik bagi wisatawan asal luar Lampung Barat serta para fotografer dari berbagai wilayah. Sebab pada momen tersebut, seluruh masyarakat adat hadir dengan pakaian adat kebesaran masing-masing.

\”Alhamdulillah ini untuk kedua kalinya saya dapat menyaksikan langsung hippun adat, yang sebelumnya saat dilangsungkan di gedung dalam Kepaksian Pernong, dan pada momen ini dapat disaksikan langsung kebesaran kerajaan Paksi Pak Sekala Bekhak,\” kata Yulia, salah satu pengunjung asal Bandarlampung, Selasa (9/7).

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau melihat proses adat saat ini kata Yulia, masyarakat Lampung Barat masih sangat mempertahankan adat istiadat leluhur asal masyarakat Lampung, selain proses penyambutan tamu agung menggunakan alam gemisikh, penyajian makanan menggunakan pahakh, pakaian adat yang digunakan masing-masing Kepaksian juga memberikan ciri khas masing-masing.

Baca Juga  Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

\”Kekuatan adat di Lampung Barat, adalah tidak ada istilah orang dapat menjadi raja atau sultan dengan kekuatan uang, mereka masih mempertahankan garis keturunan, dan kalau mau menjadi bagian dari keluarga besar kerjaan, berdasarkan hubungan baik atau sering disebut angkon muakhi, atau garis pernikahan,\” kata dia.

Hippun adat sai batin paksi yang dipusatkan di Gedung Dapok Kepaksian Way Bejalan Di Way, Pekon Kembahang kecamatan Batubrak, yang dihadiri bupati, Parosil Mabsus, wakil bupati, Mad Hasnurin, Kapolres AKBP Doni Wahyudi, S.Ik, Kasdim 0422 Mayor Inf Agus Susanto, menghasilkan beberapa rekomendasi dan keputusan, yakni dilestarikannya motif celugam yang merupakan motif asli masyarakat Lampung Barat, melestarikan dan membangkitkan kembali kesenian nyambai.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

\"\"

Lalu, memberi spirit baru pada budaya kesenian sekura, penghargaan kepada Pemkab Lampung Barat dengan dibangunnya Puskesmas Rawat Inap (PRI) yang representatif, dan diharapkan DPRD serta Pemkab merevisi Perda Nomor 14 Tahun 2000 agar lebih menekan fungsi sai batin, Pemkab diminta menerbitkan aturan tentang pakaian adat yang diperkenankan di pakai pejabat pemerintah dan dalam rangka efisiensi hippun adat hanya akan dilaksanakan pada Tahun ganjil kecuali ada kebutuhan mendesak.

Baca Juga  Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak

Bupati Parosil, mengatakan hippun adat ini dalam rangka melestarikan budaya dan segala tati titi dalam adat istiadat saibatin, segala perangkat dan keagungan adat bisa disaksikan dalam perhelatan ini, kekayaan ini membanggakan dan sekaligus menjadi daya tarik orang luar untuk bisa berkunjung dan menikmati serta terlibat langsung dalam adat istiadat yang ada di tanah Lampung.

\”Momen kegiatan adat yang lengkap sudah jarang kita saksikan, maka dengan hippun adat ini menjadi sarana generasi muda mempelajari tentang adat budaya masyarakat Lampung khususnya Lampung Barat, semoga generasi muda semakin mengenal dan mencintai budaya nenek moyang sendiri, dan menjadi destinasi wisata bagi masyarakat luar,\” harap Parosil. (Iwan)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Gubernur Mirza Apresiasi Helfi Assegaf, Sambut Kapolda Lampung Yustan Alpiani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Budiman AS Minta Kapolda Baru Lanjutkan Pemberantasan Narkoba di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PWI Tubaba Tegaskan Dukungan Penuh untuk Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:56 WIB