Program Ronda Mustafa di Lampung Tengah Mulai Pudar, Anggaran Rp 1 M Mubazir

Avatar

Kamis, 1 November 2018 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Surya/Nk)

(Foto: Surya/Nk)

Lampung Tengah (Netizenku.com): Aktifitas ronda di Lampung Tengah (Lamteng) secara perlahan mulai pudar.

Program yang sebelumnya menjadi salah satu andalan di kabupaten berjuluk \’Bumi Beguwai Jejamo Wawai\’ ini bahkan sempat akan di jadikan ikon, Namun kini tak terdengar lagi.

Setelah Bupati Lamteng Mustafa tersandung masalah hukum dengan KPK, ronda di Lampung Tengah juga seakan tenggelam. Mustafa diketahui menjadi motor penggerak kegiatan tersebut.

Baca Juga  Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pogram ronda yang digulirkan Mustafa memang memberi dampak positif, terhadap penekanan kriminalitas di Kabupaten Lampung Tengah, khususnya di wilayah zona merah.

Penelusuran Netizenku.com di Kecamatan Terbanggi Besar, sejumlah pos ronda yang dibangun secara permanen nampak kosong.

\”Sudah tidak ada aktifitas (ronda) lagi sekarang,\” kata seorang warga, Suheri, saat dijumpai di sekitar lokasi pos ronda.

Baca Juga  Ketua DPRD Lampung Tinjau Pengamanan Malam Takbiran

Sangat disayangkan, program yang memberi dampak positif ini tidak berlanjut.

Data yang dihimpun Netizenku.com, Pemkab Lamteng menggelontorkan dana yang cukup besar untuk program ini, yakni sekira Rp 1 miliar.

Pemkab mengucurkan dana itu untuk melakukan pembangunan Pos Ronda se-Lampung Tengah. Setiap kampung atau dusun mendapat Rp 5 juta untuk pembangunannya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Lamteng Firdaus Ali mengatakan, akan memanggil Badan Pemerintahan Masyarakat Kampung (BPMK) guna membahas terkait hal ini.

Baca Juga  Safari Ramadhan di Lampung Timur, Wagub Jihan Tinjau Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Menurutnya, ronda bagus untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan, wujud nilai sosial kemasyarakatan yang berjalan baik.

\”Di situ ada sifat gotong royongnya juga. Selain itu sayang juga, mubazir anggaran yang sudah dikucurkan untuk program itu. Nanti secepatnya kita akan panggil BPMK, untuk membahas ini,\” jelas Firdausn. (sansurya)

Berita Terkait

Pansus LKPj DPRD Lampung Soroti Ketidaksinkronan Data
Wagub Lampung Dampingi Peresmian Kampus UMJ di Tulang Bawang
Pemprov Lampung Raih Apresiasi PJPK 2025, Perkuat Pembangunan Keluarga
Wagub Jihan Groundbreaking Ruas Bandar Jaya-Mandala, Targetkan Kemantapan Jalan 96%
Bidik Prestasi di Bandung, FGI Lampung Siapkan 6 Atlet Unggulan untuk Kejurnas Gimnastik 2026
Gaji ke-13 ASN Pemprov Lampung Cair Juni 2026, Anggaran Rp150 Miliar Disiapkan
DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026
Harga MinyaKita di Lampung Tembus Rp24 Ribu, DPRD Lampung Desak Tambah Pasokan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 01:01 WIB

Shobat di Tanjung Sari, Bupati Egi Beri Hadiah Umrah

Rabu, 29 April 2026 - 00:58 WIB

Pemkab Lamsel–Taspen Perkuat Layanan ASN di MPP

Berita Terbaru

Lampung

Pansus LKPj DPRD Lampung Soroti Ketidaksinkronan Data

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:47 WIB

Seorang guru memperlihatkan perbedaan porsi bernilai Rp2000 hanya terletak pada kepalan nasi yang berukuran sedikit lebih besar. (Foto: Netizenku)

Celoteh

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:27 WIB

Lampung Selatan

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:01 WIB