Program Gaduh Kambing Hindari Politik Uang

Redaksi

Rabu, 20 Februari 2019 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): Berbagai macam program ditawarkan calon-calon peserta Pemilu 2019 untuk memikat hati para pemilih. Hal ini jug yang dilakukan calon anggota legislatif (xaleg) Partai Gerindra daerah pemilihan (Dapil) V Lampung Tengah (Lamteng) Sopian Yusuf.

Mencalonkan diri kembali sebagai wakil rakyat, Sopian memiliki niat menjadikan Pemilu yang bersih. \”Bersih ini dalam artian tidak menggunakan parktik politik uang,\” kata Sopian saat berbincang dengan wartawan.

Ia menerangkan, tidak bisa dipungkiri politik uang tetap terjadi disetiap perhelatan pesta demokrasi lima tahunan ini. \”Setiap saya turun ke bawah (sosilisasi) yang ditanyakan bukan program, tetapi bapak berani berapa,\” seloroh dia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk merubah mindset masyarakat tentang Pemilu, Sopian mengaku memiliki prgoram yakni gaduh kambing. Program ini kata dia, didapat saat dia melakukan sosialisi kebawah. \”Dapat idenya (program) saat turun. Jadi dengar keluhan masyarakat,\” ungkapnya

Ia menjelaskan, program gaduh kambing miliknya ini telah berjalan kurang lebih satu tahun dan Kecamatan Seputih Agung menjadi pilot projeknya. Dalam program ini masyarakat diberi satu pasang ekor kambing untuk dipelihara.

Selanjutnya, apabila kambing berkembang biak dan memiliki anak, maka hasil itu akan dibagi kepada si pemelihara. \”Hitungannya kalau dia (kambing) beranak dua ekor. Maka satu ekor untuk yang gaduh (memelihara). Satu ekornya lagi untuk pemilik (dirinya) tetapi penggaduhnya juga memiliki hak 30 persen. Misalnya kita jual kambing itu seharga Rp700 maka yang ngurus mendapat Rp210, hitungannya 30 persen,\” jelas Sopian

Sopian yang dikenal masyarakat saat ini dengan sebutan \”Dewan Wedus\” (Dewan Kambing) menambahkan, hasil dari penjualan kambing itu dikembalikan lagi menjadi kambing.

\”Saya ikhlas tidak akan mengambil keuntungan dari sini. Hasil penjualan kita kembalikan menjadi kambing lagi, dan kita bagikan ke masyarakat yang lainnya untuk di gaduh,\” tambahnya.

Menurutnya program ini dapat diterapkan keseluruh penjuru Lamteng. Program ini diyakini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan menekan terjadinya politik uang dalam pemilu.

\”Sekarang rata-rata masyarakat kita hanya bertani. Apabila dikalaborasikan dengan peternakan saya yakin perekonomian masyarakat bisa meningkat. Kalau ekonomi masyarakat meningkat sudah dipastikan praktik politik uang akan berkurang,\” ujarnya. (Subrata)

Berita Terkait

Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng
Reses Hari Terakhir, Munir Salurkan PIP di Rumbia dan Kota Gajah
Reses Hari ke-5, Munir Abdul Haris Tegaskan Komitmen Bangun Desa
Hari Kedua Reses, Munir Bantu Siswa Kurang Mampu di Lamteng
Munir Serap Aspirasi Warga Anak Tuha
Surajaya Minta Generasi Penerus Bangsa Wajib Jaga Pancasila
Pemprov Lampung Luncurkan Program MBG di Lamteng: Dorong Peningkatkan SDM dan Ekonomi Desa
Anggota DPRD Lampung Ajak Perempuan Bangun Bangsa

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:22 WIB

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pemkab Tubaba Segera Tetapkan 7 Pejabat Hasil Selter. Tahapan Tinggal Menunggu Pertek BKN

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:27 WIB

Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:10 WIB

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:03 WIB

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:36 WIB

HUT RI ke-81, Pemkab Tubaba Ajak Masyarakat Ciptakan Suasana Kemerdekaan yang Meriah dan Khidmat Nuansa Merah Putih

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:01 WIB

Busroni Kawal Aspirasi Warga Gading Kencana soal Jalan dan Listrik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Tubaba Rancang Perlindungan Lingkungan 30 Tahun, Lewat RPPLH Tahun 2026-2056

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB