PPKM Darurat, Tito: realisasikan mata anggaran bansos

Redaksi

Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana didampingi SKPD Pemkot Bandarlampung mengikuti rapat virtual bersama pemerintah pusat di Ruang Command Center Diskominfo setempat, Sabtu (17/7). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana didampingi SKPD Pemkot Bandarlampung mengikuti rapat virtual bersama pemerintah pusat di Ruang Command Center Diskominfo setempat, Sabtu (17/7). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Daerah diminta segera menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro/Darurat dengan merealisasikan mata anggaran bansos di dinas sosial.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam konferensi pers virtual terkait Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat, Sabtu (17/7) malam, bersama Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan, Menteria Sosial Tri Rismaharini, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

“Kepala daerah segera untuk menyalurkan(bansos) menggunakan atau realisasikan mata anggaran bantuan sosial dan bila perlu dibantu dari mata anggaran belanja tidak terduga, untuk membantu masyarakat yang terdampak di wilayahnya,” ujar Tito Karnavian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan Kapolri ini menyesalkan jajarannya di daerah masih menunggu program bantuan dari pusat atau dari Kementerian Sosial.

Baca Juga  Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi 'Pelangi' Pagi-Pagi

“Di tengah situasi yang mendesak seperti ini, maka kita sudah menyampaikan tadi siang, rakor dengan seluruh kepala daerah dengan Menko Ekonomi, Menteri Keuangan dan juga Ibu Mensos agar segera menyalurkan bantuan,” tegas dia.

Tito menyampaikan ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam penyaluran bansos. Pertama adalah jaring pengaman sosial dalam bentuk bansos kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Kemudian bantuan stimulan ekonomi bagi pelaku usaha mikro dan menengah (UKM) untuk menjaga kegiatan ekonomi tetap bisa bertahan.

“Pemerintah daerah harus berbagi beban, karena yang tahu masalah di masyarakat adalah pemerintah daerah terutama desa dan pemerintah daerah tingkat dua itu yang paham situasi di lapangan,” katanya. (Josua)

Berita Terkait

Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut
Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang
BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:23 WIB

BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08 WIB

Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda

Kamis, 6 Agu 2026 - 15:16 WIB