oleh

Polisi Telusuri Apotek dan Minimarket Penimbun Masker

Liwa (Netizenku.com): Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Barat, menelusuri sejumlah apotek dan minimarket yang ada di wilayah setempat, dalam rangka pengecekan ketersediaan masker, yang akhir-akhir ini menjadi barang langka dan sangat diburu masyarakat.

Kapolres Lampung Barat, AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik, MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Made Silpa Yudiawan, mengatakan dari 18 apotek dan empat minimarket yang menjadi sasaran pengecekan, ternyata masker di Lampung Barat sudah menjadi barang langka.

Baca Juga  Parosil Minta DD Tepat Sasaran

\”Apa yang terjadi di wilayah lain bahwa masker sudah langka, juga terjadi di Lampung Barat dan Pesisir Barat, karena dari 18 apotek yang kami cek, yang masih ada stok hanya ada dua toko obat dan satu minimarket, itu pun barang yang tersedia hanya sedikit,\” kata Made, Kamis (5/3).

Dikatakan Kasat Reskrim, pihaknya akan menelusuri akibat langkanya masker di Lampung Barat, karena saat ini permintaan sedang tinggi. Namun, pihaknya berharap masyarakat untuk tidak panik, dan dihimbau untuk tidak membeli masker dalam jumlah banyak.

Baca Juga  Gajah Liar Masuki Perkebunan Warga Balikbukit

\”Merebaknya penyebaran virus corona harus disikapi dengan bijak, masyarakat tidak perlu panik, apalagi menimbun masker, karena dengan demikian akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang akan mencari keuntungan, dengan menetapkan harga tinggi,\” kata Made.

Dikatakan Made, terkait langkanya masker tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Serta akan memberikan tindakan tegas apabila ada masyarakat yang melakukan penimbunan.

Baca Juga  HUT ke-27, Pemkab Lambar \'Gowes Bareng\' 7 Km

\”Terkait hasil penelusuran dan ternyata masker sudah menjadi barang langka di Lampung Barat, kita akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Dan kami pastikan apabila ada masyarakat yang melakukan penimbunan akan kami tindak dengan tegas,\” tandasnya. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *