oleh

Pletokan Karya Rumah Kreatif Lambar Raih Juara Nasional

Liwa (Netizenku.com): Permainan tradisional akhir-akhir ini mulai ditinggalkan akibat kemajuan teknologi, sehingga generasi muda lebih mengenal gadget. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melaksanakan lomba tingkat nasional tentang cerita permainan tradisional.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan generasi muda Lampung Barat yang tergabung dalam Komunitas Rumah Kreatif, untuk mengangkat kembali permainan tradisional “Pletokan” yang merupakan permainan idola anak-anak Lampung Barat era 90-an ke bawah.

Ketua Rumah Kreatif, Ari Patra, mengatakan lomba yang digelar BPIP tersebut menjadi ajang kesempatan untuk mengangkat kembali permainan tradisional “Pletokan”, maka pihaknya membentuk tim, masing-masing Ahmad Saputra (Sutradara), Dona Sabatina (Script Writer), Ersan Risdianto (Penata Gambar), Febri Madoni (Penata Gambar) dan Beny Ahmadi (Song Director), dalam rangka pembuatan video.

Baca Juga  Parosil Pastikan 2020 SPAM Berdiri di BNS

“Dengan menggandeng beberapa komunitas anak muda seperti, Historie Art, Sanggar Seni Gauri, Kelana, dan Voice Of Changes, kami menggarap video dengan lokasi pengambilan gambar di area wisata Pinus Eco Park Sumberjaya, dan pemain dalam video tersebut, dimainkan oleh tujuh aktor cilik asli Lampung Barat, yakni Satria Pramodio Irawan, Rizki Diaz Wiratama, Yayan Yudiana, Agderbika Valestin Sabayu, Aldidan Mungaran, Dani Pratama Putra, dan Muhammad Rizki Aditia,” kata dia.

Video yang digarap selama tiga hari tersebut, kata kata Ari, diberi judul “Game Of Pletokan” diunggah pada chanel YouTube Historia Art pada 14 Juli, dan pengumuman melalui laman website BPIP pada 13 Agustus, video kreasi anak muda Lampung Barat meraih nilai 44,09 di bawah Gerakan Kei Cerdas yang mendapat nilai 45,67.

Baca Juga  Sepekan Isolasi Mandiri, Warga Lambar Belum Terima Bantuan Pemerintah

“Alhamdulillah, dari 110 video yang mengikuti lomba tingkat nasional dalam rangka peringatan hari lahir Pancasila tersebut, kategori komunitas karya Rumah Kreatif mendapat peringkat kedua nasional, atas prestasi tersebut kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pak bupati yang selama ini ikut mensupport,” kata Ari Patra.

Dijelaskan Ari, permainan tradisional Pletokan yang diikutkan pada lomba dengan tema “Pancasila Dalam Tindakan Bersatu Untuk Indonesia Tangguh”, merupakan permainan yang memiliki nilai gotong-royong dan persatuan serta penyusunan strategi.

“Pletokan adalah sebuah senjata mainan yang terbuat dari bambu dan pelurunya terbuat dari kertas¬†yang dibasahkan, biji jambu atau kembang. Pletokan dimainkan dengan cara membagi dua kelompok yang saling berlawanan. Anak-anak bermain seolah-olah sedang berperang, dan permainan ini¬† mengajarkan anak untuk menyusun strategi, gotong-royong dan nilai persatuan Indonesia,” katanya.

Baca Juga  Ketua PCNU Lambar Lantik Pengurus MWC NU Balikbukit

Atas keberhasilan karya Rumah Kreatif yang mendapat peringkat dua nasional, mendapatkan ucapan selamat dan apresiasi dari anggota DPR RI, Mukhlis Basri, yang disampaikan secara terbuka melalui laman Facebook pribadinya.

“Saya bangga dengan anak-anak muda Lampung Barat, di tengah masa sulit akibat pandemi Covid-19 masih terus memberikan karya terbaiknya, sehingga mendapat juara II, semoga nilai-nilai Pancasila akan semakin tertanam di benak kita semua, khususnya generasi muda harapan bangsa,” kata dia. (Iwan/leni)

Komentar