Petani Ngadu Nasib di DPRD Lampung

Suryani

Senin, 13 Januari 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Lampung (Netizenku.com): Ratusan petani singkong menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur Lampung, Jumat (13/1). Aksi ini berujung ricuh setelah massa tidak terima karena Penjabat (Pj) Gubernur Lampung tak kunjung hadir untuk menemui mereka.

Para demonstran menuntut perhatian pemerintah terhadap harga singkong yang dinilai terlalu rendah. Mereka mendesak Pj Gubernur segera hadir dan mendengarkan aspirasi mereka.

Baca Juga  Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

“Kami rakyat marah karena pemerintah semena-mena. Pj Gubernur harus hadir,” teriak salah satu koordinator aksi dengan lantang di tengah massa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga siang hari, baik Pj Gubernur maupun perwakilan pemerintah belum muncul. Hal ini memicu kemarahan massa, yang mulai menarik-narik kawat berduri yang dipasang sebagai pembatas di depan kantor gubernur.

Baca Juga  Nasib Eks Pekerja BUMD Lampung, 3 Tahun Menanti Pesangon Meski Menang di Pengadilan

Situasi memanas ketika demonstran mencoba menyingkirkan kawat berduri yang dipasang petugas keamanan. Bentrokan kecil tak dapat dihindarkan karena ketidakpuasan massa terhadap lambatnya respons pemerintah dan DPRD atas tuntutan mereka.

Sebagai bentuk protes, demonstran juga menyetel musik keras menggunakan speaker besar di tengah upaya petugas keamanan untuk meredam situasi. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, dan massa justru semakin memanas.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih berlangsung dengan pengamanan ketat dari pihak berwajib. Petani singkong berharap pemerintah segera merespons keluhan mereka dan memberikan solusi terkait harga singkong yang menjadi sumber keresahan.

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB