Penyidikan, Kejati Cek Randis Bupati-Wabup Lampung Timur Senilai Rp 2,6 Miliar

Avatar

Rabu, 24 Oktober 2018 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Nainggolan/Nk)

(Foto: Nainggolan/Nk)

Lampung Timur (Netizenku.com): Tim Pidana Khusus (Pidsus) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melakukan pengecekan terhadap dua kendaraan dinas (Randis) bupati dan wakil bupati (Wabup) Lampung Timur, di Gedung UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, Rabu (24/10/2018).

\”Kami melakukan penyidikan dan pemeriksaan, terkait kendaraan dinas bupati dan wakil bupati Lampung Timur tahun anggaran 2016 senilai Rp 2,6 Miliar,\” ujar Koordinator Bidang Pidsus Kejati Lampung, Firdaus.

Dijelaskan, ada dua kendaraan dinas yang dilakukan pengecekan fisik, dalam rangka pengumpulan data untuk penyidikan.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Investasi Bioetanol Berujung pada Kesejahteraan Petani

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengadaan dua mobil dinas bupati dan wakil bupati ini untuk jenis Land Cruser Prado dan Herier.

\”Untuk sementara ini kami hanya sebatas uji fisik di lapangan. Kita cek keadaan fisiknya apakah sudah sesuai dengan kontrak dan spesifikasinya,\” jelas Firdaus.

\”Untuk saat ini kami dari pihak kejati sudah dalam tahap penyidikan, jadi sudah tentu bakal ada tersangka di balik pengadaan dua kendaraan dinas tersebut. Namun untuk nama tersangka, kita belum bisa sebutkan,\” imbuh dia.

Baca Juga  Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Dalam melakukan pemeriksaan fisik ini, pihaknya bersama Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI dan tim ahli otomotif.

\”Sedangkan untuk penetapan tersangka, saya tidak bisa menceritakannya karena bukan wewenang saya. Tapi yang jelas kalau sudah memasuki masa penyidikan, pasti sudah ada tersangkanya,\” ungkap Firdaus.

\"\"

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Timur, Indra Duki, mengatakan, terkait adanya permasalahan randis tersebut, dia mengaku belum tahu persoalannya.

Baca Juga  Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

\”Waktu pengadaan randis tersebut saya belum menjabat sebagai kepala BPKAD Lamtim,\” ujarnya.

Pengadaan randis bupati dan wakil bupati Lamtim dilakukan pada tahun 2016.

\”Saat itu Kepala BPKAD Lamtim adalah Mustakim, yang saat ini menjabat kepala Bapenda Lamtim. Jadi saya tidak tahu urusan ini, karena saya juga baru menjabat sebagai kepala BPKAD Lamtim,\” terang Indra. (Nainggolan)

Berita Terkait

DPRD Lampung Sesuaikan APBD Perubahan 2026, Prioritaskan Program Unggulan dan Efisiensi Belanja
Mesuji Ukir Sejarah, Jadi Tuan Rumah Piala Soeratin Lampung Tiga Kategori Sekaligus
Budiman As Minta 8.000 Aset Pemprov Lampung Diaudit Total
Imelda Dorong Kepastian Usaha Peternak Telur
DPRD Lampung Dorong PAD Sektor Pertanian
El Nino Ancam Lampung, BPBD Lampung Siaga Penuh
Mahasiswa Malahayati Sosialisasikan Insinerator Minim Asap di Metro Timur
Fraksi PKB Soroti Struktur APBD, Dorong Anggaran Lebih Berpihak ke Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:23 WIB

BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08 WIB

Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda

Kamis, 6 Agu 2026 - 15:16 WIB