BERBAGI
Ilustrasi Ist.

Bandarlampung (Netizenku.com): Banyaknya pemudik pulang kampung menjadi salah satu faktor penunjang pertumbuhan kasus Covid-19 secara signifikan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per 2 April 2020, kasus positif di wilayah setempat kini mencapai angka 11 orang.

Satu di antaranya diketahui telah meninggal dunia pada Senin (30/3) kemarin. Sementara Pasien Dalam Pemantauan (PDP), yang sebelumnya di angka 14 kini menjadi 20 orang. Namun 2 pasien yang merupakan pasien nomor 01 dan 03, telah dinyatakan sembuh.

Dalam sepekan ini, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terus melonjak tinggi. Pekan lalu, pada Jumat (27/3) jumlah ODP hanyalah berjumlah 431 orang saja. Kini, ODP di Lampung telah tembus di angka 1074 orang. Terjadi peningkatan yang cukup signifikan, pertumbuhan terjadi berkisar di angka 50-100 orang dalam sehari.

Kepala Dinkes Provinsi Lampung, Reihana, menjelaskan bahwa peningkatan tersebut berdampingan dengan jumlah pemudik yang kian melambung.

“Memang belakangan ini ODP mengalami peningkatan. Data ODP ini menunjukkan bahwa pemudik sudah mulai datang ke Lampung,” kata Reihana, Kamis (1/4) kemarin, dalam video konferensi pers yang diterima Netizenku.com.

Pemerintah telah mengantisipasi terjadinya hal tersebut. Pihaknya telah melakukan koordinasi melalui Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, PT ASDP Indonesia Ferry, dan juga Kantor Kesehatan Kelas II Pelabuhan Panjang, agar dapat memperketat sektor pintu masuk wilayah.

Namun, kebijakan itu bukan berarti penutupan wilayah. Pemudik yang tidak diharapkan kepulangannya itu memang harus diterima. Hanya saja, mekanisme sedikit berubah.

Saat ini, pemudik mesti menjalani pemeriksaan kesehatan dan juga disemprot disinfektan. Hal itu guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 secara dini agar tidak meluas.

“Sudah dikonfirmasi untuk menerima pemudik, walaupun sudah dianjurkan tidak mudik, tapi tidak bisa menghalau pemudik yang sudah datang,” ungkapnya.

Diketahui, belakangan Pemprov akan menambah daya dalam memperketat pemeriksaan tersebut. Bahkan, selain dilakukanny pemeriksaan kesehatan, pemudik juga akan dipantau hingga sampai pada tujuannya masing-masing. (Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here