Disdik Lampung Catat 45 Sekolah Penggerak SMA dan SLB

Luki Pratama

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdikbud Lampung, Sulpakar, ketika diwawancarai. Foto: Luki.

Kepala Disdikbud Lampung, Sulpakar, ketika diwawancarai. Foto: Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mencatat terdapat 45 Sekolah Penggerak jenjang SMA dan SLB Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai.

Sekolah-sekolah itu terbagi berdasarkan tiga angkatan: angkatan pertama sebanyak 16 sekolah, angkatan kedua sebanyak 28 sekolah, dan angkatan ketiga juga sebanyak 28 sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Sulpakar, menegaskan peran penting guru penggerak dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di provinsi tersebut.

“Guru penggerak adalah guru-guru yang memiliki prestasi dan kualitas tinggi. Program ini mendorong percepatan peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya kepada Netizenku.com, Selasa (28/5).

Ia juga menjelaskan bahwa program Sekolah Penggerak bertujuan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, dan berkebangsaan Indonesia. Untuk mendukung program ini, diperlukan guru-guru yang berkualitas dan berdaya saing.

Baca Juga  Mingrum Dorong Pemercepatan Izin Rumah Ibadah

Saat ini, jumlah guru yang telah lulus sebagai guru penggerak pada angkatan pertama mencapai 51 orang.

Sededangkat pada angkatan kedua program guru penggerak mencatat 30 orang lainnya yang lulus pendidikan. Berdasarkan data, pula, terdapat 135 guru yang sedang mengikuti program Calon Guru Penggerak (CGP), dan 92 orang lainnya masih menunggu pengumuman kelulusan.

“Secara keseluruhan, guru penggerak yang telah lulus pendidikan di Provinsi Lampung mencapai 456 orang,” jelasnya.

Baca Juga  Dorong Tumbuhnya Investasi, Pemprov akan Lakukan Terobosan di  Indonesia Investment Day Singapura

Berdasarkan data, jumlah guru penggerak terbanyak di Lampung terdapat di Kota Bandar Lampung, yaitu sebanyak 106 orang. Disusul oleh Kabupaten Lampung Selatan dengan 102 guru penggerak, Lampung Utara 60 orang, Tulang Bawang Barat 58 orang, Lampung Tengah 48 orang, Tanggamus 37 orang, Lampung Timur 24 orang, Pesawaran 20 orang, dan Pringsewu 1 orang. (Luki)

 

 

Berita Terkait

Strategi Dinkes Lampung Tanggulangi TBC
Tantangan dan Kendala Penanganan TBC di Lampung
IKM Lampung Didorong Kantongi Sertifikat TKDN-IK
PLN Cek kWh Meter Pelanggan untuk Cegah Bahaya Kebakaran
Program Vokasi Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK di Lampung
Diskeswan Tingkatkan Upaya Pencegahan Penyakit Zoonosis pada Hewan Kurban
PPPA Himbau Masyarakat Berani Lapor Ketika Menjadi Korban Kekerasan
Pemprov Bakal Evaluasi PRL 2024

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:04 WIB

Tantangan dan Kendala Penanganan TBC di Lampung

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:07 WIB

IKM Lampung Didorong Kantongi Sertifikat TKDN-IK

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:45 WIB

PLN Cek kWh Meter Pelanggan untuk Cegah Bahaya Kebakaran

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:18 WIB

Program Vokasi Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK di Lampung

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:15 WIB

Diskeswan Tingkatkan Upaya Pencegahan Penyakit Zoonosis pada Hewan Kurban

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:12 WIB

PPPA Himbau Masyarakat Berani Lapor Ketika Menjadi Korban Kekerasan

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:06 WIB

Pemprov Bakal Evaluasi PRL 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:05 WIB

PLH Gubernur Lampung Pimpin Rapat Perdana, Tekankan Keberlanjutan Program Kerja

Berita Terbaru