oleh

Pemkot Bandarlampung Gandeng Akademisi Tangani Banjir

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung bekerja sama dengan akademisi perguruan tinggi di kota setempat untuk menata ruang terbuka hijau (RTH), drainase, dan penanggulangan banjir.

Dalam kunjungan silaturahmi ke Universitas Bandarlampung (UBL), Kamis (25/3), Wali Kota Eva Dwiana berharap penataan ruang publik dan penanganan banjir bisa terealisasi dengan cepat.

\”Saya bilang ke Bapak Rektor UBL dan timnya, kita jangan teori lagi tapi kita harus cepat action,\” tegas Eva Dwiana.

Baca Juga  Kadiskes Lampung Benarkan Satu Warga Terjangkit Virus Corona

\”Mudah-mudahan action pemerintah kota dan beberapa perguruan tinggi di Bandarlampung, insyaallah menjadi yang terbaik,\” lanjut dia.

Rektor UBL Dr Ir M Yusuf Sulfarano Barusman MBA mengatakan timnya sudah melakukan pemetaan terhadap titik rawan banjir di Kota Bandarlampung.

\”Tadi lebih banyak yang taktikal langsung terkait dengan banjir karena tahun lalu kita sudah habis-habisan melakukan penelitian banjir dan sudah langsung titik-titiknya dimana dan apa solusinya,\” kata Yusuf Barusman.

Baca Juga  Berikut Analisa Akademisi UBL Terkait Longsor CitraLand

Dia mengatakan timnya sepakat mendukung visi Eva Dwiana dan Deddy Amarullah menjadikan Bandarlampung kota yang cantik dan berestetika dengan gerakan membuka RTH atau ruang publik di masing-masing 126 kelurahan.

\”Dengan didukung pemerintah kota, ini akan menjadi semakin masif. Sehingga warganya secara sosial akan hidup sehat, kejahatan menurun, dan semua menjadi beradab,\” pungkas dia.

Baca Juga  Banjir di Pesibar Lampung Rusak Infrastruktur, Warga Minta Beronjong Diperbaiki

Pada Selasa, 16 Maret 2021, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan wewenang kepada Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana untuk mengelola RTH aset pemerintah provinsi.

Seperti Stadion Pahoman, Taman Gajah, dan PKOR Way Halim untuk meningkatkan pelayanan publik dalam penyediaan sarana rekreasi dan olahraga. (Josua)

Baca Juga: PT Bukit Asam Dukung Program Gerebek Sungai Eva Dwiana

Komentar