Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung segera mendistribusikan bantuan beras kepada warga yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sebagai upaya menekan inflasi dan menopang daya beli masyarakat setempat.
“Secepatnya kalau sudah didata bantuan sosial (bansos) berupa beras, alokasi dari 2 persen Dana Transfer Umum (DTU) ini akan disalurkan kepada warga yang berhak,” ujar Kepala Dinas Pangan Kota Bandarlampung, Kadek Sumarta, Jumat (16/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan penerima bantuan sosial ini harus tepat sasaran atau warga yang benar-benar terdampak kenaikan BBM serta belum sama sekali menerima bantuan dari pemerintah baik BLT BMM maupun lainnya.
Sehingga, lanjut dia, guna mendapatkan data yang valid pihaknya segera memanggil camat dan lurah guna sesegera mungkin mendata warganya yang terdampak kenaikan harga BBM.
“Kriteria warga yang akan dapat bansos ini, mereka yang sama sekali belum dapat bantuan langsung tunai terkait kenaikan bahan bakar minyak (BLT BBM) atau semacamnya, jadi harus tepat sasaran ini,” kata dia.
Ia mengatakan pemerintah telah menyiapkan kurang lebih 233 ton beras yang akan dibagikan kepada warga.
Kadek mengatakan bahwa bantuan beras yang disiapkan hingga bulan Desember ini, kemungkinan akan dibagikan pada Oktober setelah pendataan dari kelurahan dan kecamatan selesai.
“Bantuan beras ini nanti dalam ukuran 5 kilogram untuk satu kepala keluarga (KK),” pungkasnya. (Luki)








