oleh

Pemkab Lampung Barat Launching Program Rumah Layak Huni

Lampung Barat (Netizenku.com) : Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat dalam upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) me-launching program rumah layak huni, di Lapangan Sanayuda, Kecamatan Way Tenong, Kamis (27/9/2018).

\”Harapannya, program ini memiliki manfaat bagi keluarga penerima rumah layak huni, sehingga akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketertinggalan,\” ujar Bupati Lambar Parosil Mabus, saat menyerahkan bantuan tersebut kepada keluarga penerima.

Hadir Wakil Bupati (Wabup) Lambar Mad Hasnurin, Ketua DPRD Lambar Edi Novial, forkopimda dan pejabat dilingkungan Pemkab setempat.

Baca Juga  Pemkab Lambar Lelang Kursi Sekda dan Kadisdikbud

Menurut Parosil, tahap pertama pembangunan rumah layak huni sebanyak 100 unit, dengan rincian 39 unit di Pekon Sukajaya, 16 unit di Pekon Sukapura Kecamatan Sumberjaya.

Lalu, 18 unit di Pekon Sidodadi, dan 27 unit di Pekon Sinarjaya Kecamatan Air Hitam.

\”Tahap pertama baru kita lakukan di dua kecamatan dengan jumlah 100 unit rumah yang kita tingkatkan kelayakannya, dan kedepan program ini akan kita lanjutkan,\” jelas Parosil.

Sementara Kadis Sosial Lambar, Gison Sihite, menjelaskan program bedah rumah yang dilakukan untuk keluarga kurang mampu, diberikan dalam bentuk material, dengan harapan program tersebut sesuai dengan tujuannya.

Baca Juga  Kukuhkan Penggemar Bonsai, Parosil Imbau Jaga Alam dan Lingkungan

\”Jadi keluarga yang menerima program bedah rumah, mendapatkan bantuan dari APBD masing-masing Rp15 juta, tetapi tidak disalurkan secara tunai,\” ujar Gison.

Dijelaskan, Pemkab Lampung Barat bekerja sama dengan bank penyalur, dan supplier material bangunan, sehingga pencairannya disesuaikan dengan kebutuhan.

\”Rehab rumah dilakukan secara bergotong royong oleh kelompok masyarakat penerima manfaat program bedah rumah. Dengan demikian, bagi rumahnya yang direhab tidak mengeluarkan biaya untuk ongkos tukang, sehingga material bangunan senilai Rp15 juta betul-betul sesuai dengan kebutuhan,\” jelas Gison.

Baca Juga  Satgas Covid-19 Lampung Minta Unila Patuhi SE Gubernur

Demi peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, APBD yang minim pun digunakan semaksimal mungkin oleh bupati dan wakil bupati Lampung Barat (Lambar).

Dalam Tahun Anggaran 2018, program pro rakyat yang sudah dilaksanakan pasangan politisi dan birokrasi tersebut di antaranya bidang kesehatan, yakni Ambulans Hebat, untuk menunjang program satu kecamatan satu ambulans.

Juga bidang pendidikan yang memberikan seragam gratis bagi seluruh siswa-siswi SD dan SMP sederajat. (Iwan)

Komentar