Pemkab Lambar Lakukan Penguatan Konsep Kabupaten Konservasi

Redaksi

Senin, 21 Oktober 2019 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Asisten II Pemkab Lampung Barat, M Sudarto, memimpin Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka  penguatan konsep, Lampung Barat sebagai kabupaten konservasi, di Kebun Raya Liwa (KRL), Senin (21/10).

Sudarto yang didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Tri Umaryani mengatakan dalam rangka melakukan program kabupaten konservasi, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus sinergi dan punya komitmen yang sama.

Baca Juga  Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat

\”Menyukseskan Lampung Barat sebagai kabupaten konservasi bukan hanya tugas satu OPD saja, tetapi merupakan tanggung jawab bersama dan melalui FGD dalam rangka menyatukan komitmen bersama,\” kata Sudarto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sudarto, potensi Lampung Barat sebagai kabupaten konservasi sangat besar, karena 60 persen lebih wilayah Lampung Barat merupakan hutan, untuk itu melalui FGD semua OPD harus menyampaikan potensi yang ada dan dapat dikembangkan juga, memecahkan kendala-kendala yang kemungkinan muncul.

Baca Juga  Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi

\”Lampung Barat sebagian besar wilayahnya adalah hutan, tentu potensi tersebut harus dimanfaatkan, maka melalui FGD, semua OPD diminta menyampaikan pendapat dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan, dan melakukan pemecahan bersama terkait ancaman kendala yang kemungkinan akan dihadapi,\” ujarnya.

Sementara Tri Umaryani, mengatakan Kegiatan FGD, merupakan kegiatan dalam rangka penguatan konsep kabupaten Lampung Barat sebagai kabupaten berbasis konservasi, dalam rangka menyusun dan rekomendasi rumusan road map kabupaten konservasi.

Baca Juga  Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

\”Kesempatan ini kita mengidentifikasi potensi dan peluang jasa lingkungan dan upaya mengimplementasikan mekanisme insentif dan disisentif bagi para pihak yang berkomitmen untuk pelestarian sumber daya hutan,\” kata Tri. (Iwan)

Berita Terkait

Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:26 WIB

Batin Wulan Tekankan Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa

Senin, 21 September 2026 - 16:23 WIB

Pemprov Lampung Susun Strategi Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor

Senin, 21 September 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Mirza Dampingi Menhut Tinjau Progres Mitigasi Konflik Gajah di TNWK

Senin, 21 September 2026 - 14:26 WIB

Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Berita Terbaru

Lampung

Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi

Senin, 21 Sep 2026 - 14:26 WIB