oleh

Pemkab Lambar Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Liwa (Netizenku.com): Memperingati hari lingkungan hidup sedunia tahun 2019, Pemkab Lampung Barat, mengajak generasi muda setempat, untuk lebih mengenal dan mencintai lingkungan, dengan menggelar lomba bertema lingkungan bagi anak dari tingkat PAUD-SLTA sederajat.

Kadis Lingkungan Hidup Lampung Barat, Ismet Inoni, mengatakan pihaknya menggelar lomba mewarnai dan kreasi daur ulang, dengan peserta anak-anak PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MAN, dengan tujuan generasi muda Lampung Barat akan lebih mengenal tentang lingkungan.

Baca Juga  Paripurna Molor Hambat Kinerja OPD

\”Diharapkan anak-anak kita akan lebih mengenal dan mencintai lingkungan, sehingga akan ikut berperan aktif dalam menjaga kelestariannya,\” kata Ismet, usai pembukaan kegiatan yang dipusatkan di GOR Ajisaka kompleks Sekuting Terpadu Balikbukit, Rabu (27/8).

Sementara¬† Asissten Bidang Pemerintahan dan Kesra Wasisno Sembiring, yang membuka kegiatan bertema \”Biru Langitku\”, mengatakan kegiatan tersebut sebagai kampanye tentang pelestarian lingkungan kepada generasi muda Lampung Barat, karena semua gambar yang disediakan semuanya tentang lingkungan.

Baca Juga  LCFFF 2019 akan Gelar Berbagai Lomba

\”Lingkungan harus kita jaga bersama kelestariannya, jadi kegiatan ini sebagai upaya pemerintah mengkampanyekan tentang pelestarian lingkungan hidup kepada anak-anak sekolah, sehingga akan muncul cinta dengan lingkungan,\” kata Wasisno.

Dijelaskannya Wasisno, apabila lingkungan Lampung Barat terjaga dan tetap hijau, maka kualitas udara, akan tetap terjaga dengan baik. Dan anak-anak belajar tentang bagaimana memanfaatkan barang bekas yang selama ini sudah tidak bermanfaat, sehingga hanya menjadi sampah.

Baca Juga  Parosil Resmikan Taman Buah Alam Segar

\”Alam kita lestari, kualitas udara kita akan terjaga, tentu akan terjaga keindahannya dan lomba kreasi daur ulang, tentu akan meningkatkan kreativitas anak-anak dalam memanfaatkan barang bekas, dari tidak bernilai menjadi barang yang bernilai, baik bernilai ekonomis maupun bernilai seni,\” katanya. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *