Parosil Hadiri Tasyakuran Adat Marga Ranau Buay Pematang Ribu

Redaksi

Senin, 31 Desember 2018 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa ( Netizenku.com): Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, menghadiri acara tasyakuran adat Marga Ranau Buay Pematang Ribu, yang di gelar di Lamban Gedung Jepara Tuha Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) Sumatera Selatan, Minggu (30/12).

Kehadiran Parosil Mabsus, mendapat sambutan hangat dari tuan rumah, pasalnya ada kedekatan ikatan batin antara keluarga besar Lamban Gedung Jepara Tuha dengan keluarga besar Parosil Mabsus yang berasal dari Lamban Gedung Sai Batin Gedung Asin Marga Liwa.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

\”Pak Mukhlis Basri dan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus merupakan keluarga, karena antara kami masih ada ikatan kekerabatan, jadi kehadiran pak Parosil bukan karena beliau sebagai bupati, tetapi karena ada ikatan batin,\” kata Erwin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atin Erwin, panggilan akrab Erwin Moeslimin Singajuru, mengatakan tasyakuran tersebut sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat Allah SWT, termasuk rezeki atas ketiga putra Lamban Gedung Jepara Tuha yang sedang mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian dan Akademi Militer  (Akmil).

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Sementara Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, usai membuka hiburan panjat pinang pada kegiatan dengan nuansa adat dan kebudayan Islam tersebut, mengaku sangat bangga menjadi pemimpin Lampung Barat yang masih mempertahankan adat kebudayaan.

\”Adat mempersatukan, Kabupaten Lampung Barat yang berjuluk Bumi Sekala Bkhak Negeri Asal Sai Batin, merupakan faktor penting dalam menunjang keamanan, kedamaian serta memelihara keberagaman, untuk itu mari kita lestarikan bersama adat budaya yang kita miliki,\” kata Parosil.

Baca Juga  Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Menurut Parosil berdasarkan tambo  (Silsilah,red), Marga Ranau Buay Pematang Ribu Ranau Tengah OKUS ini nenek moyangnya yakni Pangeran Singajuru berasal dari Sekala Bkhak Kepaksian Bejalan Di Way kabupaten Lampung Barat.

\”Benar apa yang disampaikan Atin Erwin bahwa antara kami masih ada ikatan kekerabatan hal itu sesuai dengan yang tercatat dalam tambo, dan Alhamdulillah saya hari ini dapat hadir langsung pada acara yang dilaksanakan keluarga besar Lamban Gedung Jepara Tuha,\” tandas Parosil. (iwan)

Berita Terkait

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:31 WIB

Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:26 WIB

Mahasiswa Pascasarjana UMPRI Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:15 WIB

Maling Mobil di Pringsewu Resmi Diserahkan ke Jaksa, Terancam 9 Tahun Penjara

Senin, 4 Mei 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pringsewu Peringati Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Kamis, 30 April 2026 - 19:45 WIB

Kabupaten Pringsewu Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 23:13 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan ATENSI Rp892 Juta

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB