oleh

Parosil Curhat Soal Lambar ke Wakil Gubernur

Lampung Barat (Netizenku.com): Kehadiran Wakil Gubernur Lampung pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Lampung Barat, menjadi kesempatan bupati Parosil Mabsus, untuk curhat.

Selain menyampaikan beberapa ruas jalan provinsi yang kondisinya perlu penanganan cepat, Parosil juga menyampaikan bahwa secara langsung bahwa, komitmen warga Lampung Barat menjaga kelestarian hutan, tidak mendapat apresiasi baik dari pemerintah provinsi maupun pusat.

Dijelaskan Parosil, Kabupaten Lampung Barat 64 persen wilayahnya merupakan kawasan hutan, baik hutan lindung maupun TNNBS, hal itu tentu perlu dijaga dan dilestarikan, karena manfaatnya bukan hanya dirasakan Lampung Barat.

Baca Juga  Pletokan Karya Rumah Kreatif Lambar Raih Juara Nasional

\”Pak wakil gubernur, 64 persen wilayah Lampung Barat adalah hutan, tetapi sampai saat ini masyarakat hanya dibebankan untuk menjaga tetapi tidak pernah mendapatkan kompensasi, baik dari Pemprov maupun pemerintah pusat,\” kata Parosil, Selasa (12/3).

Karena kata Parosil, kelestarian hutan tersebut, bukan hanya bermanfaat bagi Lampung Barat, tetapi juga kabupaten tetangga terutama dari ancaman longsor dan banjir, untuk itu kedepan diharapkan Pemprov memfasilitasi bagaimana kedepan, masyarakat Lampung Barat mendapat kompensasi.

Baca Juga  Kesehatan dan Pendidikan Jadi Konsentrasi APBD TA 2018 dan 2019

\”Karena sebagian wilayah adalah hutan, jadi masyarakat saya sampai saat ini tidak sejahtera, maka kami minta pemprov Lampung untuk memperjuangkan supaya masyarakat mendapatkan kompensasi,\” harap Parosil.

Selain itu Parosil juga menyampaikan bahwa Lampung Barat salah satu kabupaten yang rawan bencana, tetapi fasilitas penanganan belum memadai, padahal bencana terutama longsor sering terjadi di jalan nasional.

Baca Juga  HG Sinaga Pindah Tugas ke Pabandapuanter Sterdam XVI/Ptm

\”Saya juga mengharapkan dukungan dari pemprov supaya Lampung Barat yang merupakan kabupaten rawan bencana, dibantu provinsi Lampung alat berat, sehingga apabila terjadi longsor yang menimbun jalan nasional dapat dengan cepat di tangani,\” kata Parosil. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *