Mitra Bentala: Kondisi DAS Lampung Kritis

Redaksi

Jumat, 20 November 2020 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra Bentala Menggelar Lokakarya Pengelolaan DAS Berkelanjutan di Hotel Marcopolo Bandarlampung, Kamis (19/11). Foto: Netizenku.com

Mitra Bentala Menggelar Lokakarya Pengelolaan DAS Berkelanjutan di Hotel Marcopolo Bandarlampung, Kamis (19/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Mitra Bentala menggelar Lokakarya tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang Berkelanjutan di Hotel Marcopolo, Kamis (19/11).

Dalam sambutannya, Direktur Mitra Bentala Mashabi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melihat gambaran atau potret DAS Provinsi Lampung.

\”Apa yang mesti dilakukan dan berharap semua elemen peserta yang hadir mempunyai komitmen untuk menjaga DAS yang ada di Provinsi Lampung agar tetap baik,\” kata Mashabi dalam siaran pers yang diterima Netizenku, Jumat (20/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Provinsi Lampung mempunyai beberapa DAS besar seperti DAS Way Seputih, DAS Way Semaka, DAS Way Tulang Bawang, DAS Way Sekampung dan DAS Way Mesuji.

\”Ketersediaan air sepanjang tahun sangat tergantung dari keberadaan DAS-DAS ini. Kejadian banjir bandang atau luap air sungai, longsor dan kekeringan saat musim hujan menandakan bagian hulu DAS kritis,\” ujar dia.

Baca Juga  30 Tahun Kudatuli, Lesty Ingatkan Kader Muda PDI Perjuangan Tak Lupakan Sejarah

Mitra Bentala mempunyai kepentingan terkait isu yang diusung, sebagai lembaga lingkungan, untuk memastikan ekologis atau keseimbangan ekosisitem DAS tidak terganggu.

\”Berbicara tentang DAS pasti bicara persoalan dari hulu sampai hilir yang bermuara ke wilayah pesisir dan laut. Dan Mitra Bentala sangat peduli ketika bicara isu-isu pesisir yang erat hubungannya untuk menjaga ekosistem pesisir,\” katanya.

Mashabi mencontohkan ketika air yang dialirkan dari hulu terjadi pencemaran dan bermuara ke wilayah pesisir maka berdampak pada ekosistem pesisir.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Ir Yayan Ruchyansyah MSi yang menjadi salah satu narasumber, di dalam presentasinya menyampaikan bahwa DAS menurut UU Nomor 37 Tahun 2014, dan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2012 adalah suatu daerah daratan yang merupakan satu kesatuan ekosisitem dengan sungai dan anak-anak sungainya yang berfungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau, laut secara alami, yang dibatasi di darat merupakan pemisah topografis, dan batas di laut sampai dengan daerah pengairan yang masih terpengaruh aktivitas daratan.

Baca Juga  Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai

Yayan juga menyampaikan Provinsi Lampung memiliki 285 DAS, dari total tersebut 278 dipertahankan dan 7 DAS dipulihkan seperti DAS Tulang Bawang, DAS Mesuji, DAS Sekampung, DAS Seputih, DAS Semaka dan DAS Ambar Kambas.

Sementara Ketua Forum DAS Lampung sekaligus juga sebagai Guru Besar Fakultas Pertanian Prof DR Ir Irawan Sukri Banuwa MSi dalam penyampaian presentasinya menyebutkan pada 2006, Provinsi Lampung pernah melakukan deklarasi bersama yang ditandatangani oleh seluruh Bupati dan Wali Kota serta Gubernur dalam rangka penyelamatan Bendungan Batu Tegi.

\”Ini erat hubungannya pada lokakarya hari ini dalam rangka untuk pengelolaan DAS yang berkelanjutan sesuai tema lokakarya ini,\” kata Prof Sukri.

Baca Juga  Mirzani Dorong IWAPI Hilirisasi Pangan dan Digitalisasi Usaha

Dia mengatakan semua DAS yang ada di Provinsi Lampung dalam keadaan kritis sehingga memberikan perhatian semua lapisan masyarakat untuk melakukan pemulihan sesuai dengan peran masing-masing.

\”Sosialisasi terkait DAS harus terus dilakukan terutama kepada masyarakat,dan agar Pengelolaan DAS di Provinsi Lampung dapat berkelanjutan, maka pengelolaan DAS harus dapat menjamin kelestarian sumberdaya alam, dapat memenuhi kebutuhan ekonomi secara layak, dan secara sosial dapat diterima,\” tutup Prof Sukri.

Acara dihadiri berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan seperti dari Bappeda provinsi Lampung, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Kabupaten dan Kota, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung dan perwakilan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kabupaten dan Kota, perwakilan SCR Lampung, perwakilan pihak swasta, Ketua Forum DAS Lampung dan Ketua BPDAS Lampung, Perguruan Tinggi, NGO serta pemerhati lingkungan dan media. (Josua)

Berita Terkait

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD
Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung
Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026
Ismet Roni Desak Pertamina Pastikan Pasokan Solar di Lampung, Antrean SPBU Masih Mengular
BPK Periksa Pemprov Lampung, Lima Aspek Jadi Fokus Semester II 2026
Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat
Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 12:36 WIB

Pascahujan Abu Vulkanik, Polsek Pardasuka Bersama Warga Bersihkan Masjid

Selasa, 8 September 2026 - 12:30 WIB

Pendapatan dan Belanja Pringsewu Naik dalam Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 20:02 WIB

PWI Pringsewu Bekali Siswa MAN 1 dengan Keterampilan Jurnalistik dan Literasi Media

Jumat, 4 September 2026 - 19:59 WIB

Polisi Pringsewu Tingkatkan Patroli, Warga Diimbau Perkuat Pengamanan Kendaraan

Rabu, 2 September 2026 - 15:03 WIB

Kapolres Pringsewu Bawa Tumpeng ke Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Pemkab Pringsewu Dorong Pemuda Jadi Pelaku Ekonomi Digital dan Ciptakan Lapangan Kerja

Rabu, 2 September 2026 - 14:51 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Penguatan SPIP dan Manajemen Risiko hingga Level 3

Rabu, 2 September 2026 - 14:49 WIB

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Pangan Beras Tahap II kepada 555 Warga Bumiarum

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 167 | Rabu, 9 September 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 02:29 WIB

Lampung

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:27 WIB