Mal di Bandarlampung Sepi, Karyawan Terancam Dikurangi

Redaksi

Rabu, 25 Maret 2020 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dampak dari penerapan sosial distancing membuat pusat perbelanjaan atau mal di Kota Bandarlampung lumpuh.

Hal itu juga mengakibatkan anjloknya omzet penjualan dan membuat sejumlah karyawan terancam dikurangi, atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sementara.

Seperti Mal Central Plaza Bandarlampung, misalnya, menjelang bulan Ramadhan biasanya manajemen melakukan pertambahan karyawan kontrak atau tambahan. Namun di tahun ini mal tersebut justru tengah menggodok rencana pengurangan karyawan, apa bila pandemi wabah virus ini tak kunjung berakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Ya kalau ini (wabah) nggak selesai-selesai. Jangan sampai bulan depan deh, karena kan kita-kita yang baru ini terancam diberhentikan sementara, sebab omzet anjlok. Bayar karyawan gimana? Orang ini aja sudah hitungan rugi,\” ujar salah seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya, Rabu (25/3).

Padahal, manajemen telah menyiasati hal tersebut agar mal tetap ramai seperti biasa. Manajemen telah menyulap mal menjadi lebih higenis. Selain itu penerapan jaga jarak pun diperketat.

Di setiap gerai, misalnya, terdapat sebuah garis merah di lantai untuk menjadi pertanda jaga jarak satu meter bagi pengunjung dan karyawan. Garis-garis tersebut juga tersedia di berbagai tempat pelayanan lainnya seperti di kasir.

\”Kita juga diwajibkan untuk pakai masker dan sarung tangan. Kemudian harus pakai hand sanitizer yang disediakan manajemen,\” jelas karyawan tersebut, Rabu (25/3).

Namun hal itu tampaknya sia-sia. Pasalnya, pantauan Netizenku.com pada Rabu (25/3) pengunjung mal sangat minim bahkan dapat dihitung dengan jari. Bioskop yang biasanya ramai disambangi pengunjung kini bahkan telah tutup.

Tak heran, pihak manajemen pun akhirnya merombak sistem karyawan dan jam operasional. Jam operasional yang biasanya buka sekitar pukul 09.00 WIB kini menjadi pukul 11.00 WIB. Kemudian tutup lebih awal pada pukul 20.00 WIB, sebelumnya mal tutup sekitar pukul 22.00 WIB.

Diungkapkannya, jam kerja karyawan ikut dibatasi. Sebelumnya dalam satu hari terbagi dua sift kini hanya satu sift saja.

\”Jadi sehari kerja, sehari libur. Terus juga ketika masuk kerjanya bisanya kan langsung tuh, nah ini kita di bagi dua kloter supaya nggak numpuk, jadi kalau misalkan ada yang sakit ketika dites suhunya langsung dipulangkan satu kloter itu,\” kata dia.

Menurutnya, apa bila terdapat satu pasien yang dinyatakan suspect terjangkit virus maka mal tersebut akan menerapkan lockdown. \”Kata atasan sih kemarin itu komit kalau satu karyawan misalkan kena itu langsung lockdown. Mudah-mudahan sih enggak, karena kan kesiagaannya juga menurut saya bagus sih,\” pungkasnya.

Hanya saja saat dikonfirmasi terkait pengurangan karyawan tersebut, pihak manajemen yang memiliki kewenangan penuh belum dapat dijumpai. \”Lagi nggak bisa,\” ujar salah seorang staff. (Adi)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:20 WIB

Bupati Egi Tinjau Banjir di Jati Agung, 160 KK Terdampak

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:20 WIB

Bupati Lamsel Resmikan Dua Ruas Jalan Strategis di Penengahan

Senin, 2 Maret 2026 - 20:19 WIB

Disdik Lamsel Tegaskan Larangan Gaji BOS bagi Guru Penerima Sertifikasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:24 WIB

Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen

Senin, 2 Februari 2026 - 19:57 WIB

Bupati Lamsel Ikuti Rakornas Kemendagri 2026 di Bogor

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:17 WIB

Dinas Perpustakaan Lamsel Hadirkan Perpustakaan di Masjid Agung Kalianda

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:45 WIB

Tiga Inovasi Layanan Publik Lampung Selatan Segera Diluncurkan

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:27 WIB

Bupati Lamsel Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Berita Terbaru

Lampung

Ketua DPRD Lampung Tinjau Pengamanan Malam Takbiran

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:03 WIB

PLT Kadis PU-PR Kabupaten Pesawaran, Davit. Foto: Soheh/NK.

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Mar 2026 - 21:03 WIB

Pringsewu

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:14 WIB

Pesawaran

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:07 WIB