Main di Kali, Anak di Bandarlampung Hanyut

Redaksi

Selasa, 7 Januari 2020 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana Tim Rescue gabungan mencari Akbar, anak yang hanyut di sungai, Bandarlampung, Selasa (7/1).

Foto: Suasana Tim Rescue gabungan mencari Akbar, anak yang hanyut di sungai, Bandarlampung, Selasa (7/1).

Bandalampung (Netizenku.com): Akbar, seorang anak berumur 11 tahun hanyut terbawa arus air saat bermain hujan di pinggir kali atau sungai di Jalan Dr. Sito Mangkusumo, Gang Anyelir Kampung Baru, Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung, Selasa (7/1) sore.

Menurut keterangan salah satu warga di lokasi, Caswati, sekaligus sebagai saksi yang melihat kejadian secara langsung, seorang anak dari ibu Purwati tersebut bermain hujan sekitar pukul 16.00 Wib. Sebelum peristiwa terjadi dirinya mengaku sudah member peringatan terhadap Akbar ahar tidak bermain di hujan di sekitar sungai.

\”Belum aja kering mulut ini bilangi anak itu tiba-tiba jatuh aja ke situ,\” jelas Caswati, sambil menujuk ke lokasi peristiwa berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterangannya, meskipun hujan atau tidak Akbar memang terbiasa bermain di lokasi itu. Hanya saja, untuk di hari ini Akbar hanya bermain sendiri sebab teman-temannya tengah bermain bola di tempat lain.

\”Mau hujan atau nggak emang sering main di situ, cuma gk tau kenapa hari ini, temen-temen yang lain main bola dia malah main di sini,\” kata dia.

Tiga jam berlangsung jasad Akbar masih dalam pencarian. Dari pantauan di lokasi, terlihat petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bandarlampung,  PMI dan Polsek Telukbetung Utara melakukan penulusuran. Pencarian dimulai dari lokasi kejadian hingga muara yang berada di Gunung Kunyit Sukaraja, Bandarlampung.

Ditelisik, Randi Akbar ini diketahui memiliki kebutuhan khusus dan sulit berkomunikasi. \”Anaknya memang sulit untuk berkomunikasi, dan sempat mengenyam pendidikan di sekolah luar biasa (SLB),\” ungkapnya.

Pantauan di kediaman korban, karena kejadian tersebut Purwati (Ibu korban) tak mampu menahan tangisnya dan selalu memanggil nama putranya. \”Bai pulang bai,\” sembari menangis. (Adi)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:18 WIB

Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Kegiatan Bimtek Aparatur Desa Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:13 WIB

Safari Ramadhan Jadi Momentum Sinergi Pemprov dan Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB