Lawan Hoaks Covid-19, AJI dan Google News Rajut Informasi Pandemik

Redaksi

Selasa, 23 Maret 2021 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung bersama Google News Initiative akan menggelar diskusi publik bertajuk \”Melawan Infodemi Covid-19\”.

Diskusi yang mengangkat topik “Merajut Informasi Pandemi di Lampung” akan berlangsung secara virtual via Zoom, Kamis (25/3) pukul 13.30-15.30 Wib.

Ketua AJI Bandarlampung Hendry Sihaloho mengatakan, tantangan baru dihadapi saat masa pandemi Covid-19.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hoaks mengenai Pandemi Covid-19 terus meningkat. Badan kesehatan PBB (WHO) menyebutnya sebagai infodemi, karena sama berbahayanya dengan virus penyebab Covid-19 itu sendiri.

Baca Juga  Ombudsman RI Jangkau Masyarakat Pedesaan di Lampung

Kominfo menemukan 1.341 hoaks dengan sebaran hingga 2.135 sepanjang 2020. Sejumlah platform dan media telah bekerja keras untuk menekan hoaks, meski infodemi terus merajalela di media sosial.

“Media memiliki posisi penting dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk pada masa pandemik seperti sekarang. Lewat informasi yang disajikan, media dapat membawa perubahan di masyarakat,” kata Hendry, Selasa (23/3).

Kendati pandemik telah satu tahun, namun masih ada kekhawatiran di masyarakat terkait Covid-19. Mestinya kekhawatiran publik soal virus corona berkurang. Kemudian, masih terjadi stigma terhadap pasien maupun keluarga yang positif Covid-19.

Baca Juga  Diskusi LBH-AJI Kekerasan Jurnalis Potret Buram Demokrasi

“Pemberitaan yang berlebihan ihwal Covid-19 dinilai turut memberi andil. Lalu, pemahaman jurnalis mengenai istilah-istilah terkait pandemi juga berkontribusi. Dampaknya, informasi yang disajikan media kepada publik menjadi bias,” ujar Hendry.

Selain itu, lanjut Hendry, beberapa kali di Lampung beredar informasi keliru terkait Covid-19. Bahkan, polisi menangkap warga yang dituduh menyebarkan hoaks.

Baca Juga  Pencairan Kartu Sembako di Jagabaya Terapkan Physical Distancing

“Hal-hal tersebut mengindikasikan bahwa informasi berkelindan dengan kehidupan manusia. Kualitas informasi bisa memengaruhi, bahkan mengubah pandangan seseorang. Media memegang peranan penting dalam pembentukan informasi tersebut,” kata dia.

Nantinya, AJI-Google News akan menghadirkan sejumlah pembicara. Mereka antara lain pengecek fakta, Satgas Covid-19 Lampung, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan perwakilan media. Bagi yang hendak mengikuti diskusi sila mendaftar lewat: http://bit.ly/merajutinformasipandemi. (Josua)

Berita Terkait

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam
Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen
Tak Hanya Citra Garden, Pengembang Perumahan Diminta Proaktif
Soal Banjir, Dewan Nilai Pemkot Balam bak Pemadam Kebakaran
Awal Mei PDI-P Balam Buka Penjaringan, Eva Dwiana Masih Miliki Kans
PLN UID Lampung Siap Amankan Pasokan Listrik Idul Fitri 1445H
PGN Pastikan Layanan Gas Bumi Aman dan Handal Selama Idul Fitri 1445 H
5.752 WBP Kanwil Kemenkumham Lampung Diusulkan RK Idul Fitri 2024

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 13:25 WIB

Bupati Pesawaran Klaim Tidak Anti Kritik

Jumat, 12 April 2024 - 19:31 WIB

Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir

Kamis, 4 April 2024 - 21:12 WIB

Pemkab Pesawaran Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

Bupati Pesawaran Kunjungi Kementan RI, Ini Usulannya

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:01 WIB

Dendi Harap Pemprov Lampung Terus Perhatian ke Pemkab Pesawaran

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:49 WIB

Kapolres Pesawaran Imbau Organ Tunggal Tak Setel Musik Remik

Jumat, 15 Maret 2024 - 18:57 WIB

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Ajak Orang Tua Awasi Anak-anak

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:25 WIB

Dendi Tinjau Longsor dan Banjir di Desa Sukajaya Lempasing

Berita Terbaru

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah. Foto: Kiriman WA Adiansyah.

Bandarlampung

Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen

Kamis, 18 Apr 2024 - 20:38 WIB