Kunjungan Wisatawan Nataru di Lampung Diperkirakan Tembus Jutaan

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai jutaan orang. Meski data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) belum dirilis, namun informasi di lapangan menunjukkan tren kunjungan yang positif.

Lampung (Netizenku.com): Kepala Disparekraf Provinsi Lampung, Bobby Irawan, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu publikasi data BPS, termasuk data kunjungan wisatawan bulan November yang belum diumumkan.

Baca Juga  Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

“Data resmi dari BPS masih kita tunggu. Namun dari laporan kabupaten/kota serta pengelola destinasi, tingkat kunjungan cukup tinggi. Hotel dan restoran ramai pengunjung,” ujar Bobby saat di wawancarai Selasa (6/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan, pemerintah pusat memperkirakan sekitar 2,35 juta orang melakukan perjalanan wisata ke Lampung selama periode Nataru. Dengan capaian tersebut, Lampung masuk dalam 10 besar destinasi wisata paling diminati secara nasional.

Baca Juga  Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

“Untuk wilayah Sumatera, kunjungan wisatawan tertinggi berada di Sumatera Utara dan Lampung. Ini tentu menjadi capaian yang membanggakan,” jelasnya.

Sementara itu, Disparekraf Lampung sebelumnya memperkirakan jumlah wisatawan berada di kisaran 1,5 hingga 2 juta orang. Angka tersebut dinilai tidak jauh berbeda dengan estimasi pemerintah pusat.

Bobby menegaskan, peningkatan kunjungan wisatawan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pariwisata, khususnya pada aspek pelayanan dan sumber daya manusia.

Baca Juga  Kenakan Hanuang Bani, Gubernur Lampung Tampilkan Simbol Budaya dan Kepemimpinan

“Pariwisata berkualitas itu bertumpu pada pelayanan. Hospitality menjadi kunci utama, selain dukungan infrastruktur dasar seperti aksesibilitas, transportasi, dan komunikasi,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pelaku pariwisata di Lampung mampu menjaga keramahan dan kenyamanan wisatawan agar sektor pariwisata dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Keamanan dan kenyamanan wisatawan harus terus kita jaga, agar mereka mau datang kembali ke Lampung,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik
Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi
Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Berita Terbaru

Lampung

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Minggu, 11 Okt 2026 - 22:27 WIB