Kumpar Soroti Kinerja Oknum Wakil Rakyat Pesibar

Redaksi

Senin, 6 Juli 2020 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat (Netizenku.com): Kumpulan masyarakat Pesisir Barat (Kumpar) menyoroti kinerja salah satu oknum wakil rakyat setempat, yang disinyalir kerap berprofesi ganda atau bergaya seperti oknum LSM yang sedang mencari data di lapangan.

Suandi, penggiat Kumpar kepada wartawan mengatakan, pihaknya menerima informasi, ada salah satu wakil rakyat Pesibar terjun ke lapangan guna mengecek pekerjaaan peningkatan badan jalan yang saat ini tengah dikerjakan rekanan, hasil cek and ricek wakil rakyat tersebut disampaikan langsung kepada rekanan.

\”Sah-sah saja anggota DPRD melakukan pengawasan karena itu adalah tugasnya. Akan tetapi ada yang lebih penting yang perlu diawasi. Mengutip Perpres No 23/2014, pasal 153, fungsi pengawasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 149 ayat (1) hurup c yang diwujudkan dalam bentuk pengawasan terhadap, a. pelaksanaan Perda kabupaten/kota dan peraturan bupati/walikota, b. pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan lain yang terkait dengan penyelenggaraan pemerintah daerah kabupaten/kota. c. pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan,\” urai Suandi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lucunya lagi tambah Suandi, pengawasan terhadap Perda yang sudah ada, sepertinya tidak dilaksanakan dengan baik oleh mereka (DPRD). Dan kalau memang ada temuan wakil rakyat sebaiknya hal tersebut dilaporkan kepada dinas terkait.

\”Dan untuk saat ini, lebih baik wakil rakyat itu fokus mengawasi Perda yang ada, agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Pesibar. Mengenai pekerjaaan peningkatan badan jalan, sebaiknya kita tunggu setelah proyek itu selesai dan menunggu hasil audit BPK, agar jelas masalahnya,\” ucap Suandi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Pi oknum wakil rakyat yang dimaksud mengaku teguran langsung yang ditujukan kepada rekanan tak lain untuk berhati-hati.

\”Teguran bertujuan mengingatkan saja, dia itu (rekanan) orang saya, waktu saya sakit dialah yang mengurus. Kita tidak boleh menghilangkan jasa orang, saya sakit nginap di rumah dia. Kasihan saya melihat dia,\” kata Pi, saat dihubungi via telepon, Senin (6/7). (Gus/len)

Berita Terkait

Labuhan Jukung di Era Perubahan: Masuk Bayar, Parkir Bayar, Bersihnya Entah di Mana
Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?
Bumi Lebu Bercerita, Warga Bercanda, Begitulah Ngejalang Fest 2025 Adanya
Ngejalang Fest 2025, Bumi Lebu Pesisir Barat Siap Menyala!
Ngejalang Fest Bumi Lebu: Desa Mini, Budaya Maksimal dan Drama Pantun Tanumbang
Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Resmi Beroperasi di Pesisir Barat
Keluarga Karya Kartadilaga Pulang Kampung ke Pulau Pisang
Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Satgas TMMD Pasang Gorong-Gorong

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:00 WIB

Gubernur Lampung Ajak Pramuka Perkuat Pengabdian dan Sinergi Bangun Generasi Muda

Selasa, 22 September 2026 - 16:53 WIB

Bedah Rumah Lampung Naik Jadi 13.276 Unit, Pemprov Dorong Percepatan Hunian Baru untuk MBR

Selasa, 22 September 2026 - 16:49 WIB

Mirza: Jangan Tuntut Warga Taat Pajak Jika Pelayanan Belum Beres

Senin, 21 September 2026 - 20:32 WIB

Pemprov Lampung Alokasikan Rp300 Miliar untuk Penanganan Jalan di Lampung Tengah

Senin, 21 September 2026 - 19:26 WIB

Batin Wulan Tekankan Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa

Senin, 21 September 2026 - 16:23 WIB

Pemprov Lampung Susun Strategi Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor

Senin, 21 September 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Mirza Dampingi Menhut Tinjau Progres Mitigasi Konflik Gajah di TNWK

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:57 WIB