KPM BST Lambar Disinyalir Pungli, Kaling Bantah Terima Aliran

Redaksi

Jumat, 15 Mei 2020 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Lentera SL): Dua hari terakhir, sejumlah media memberitakan tentang iuran sukarela sebesar Rp10 ribu terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Sosial Tunai (BST), Kelurahan Way Mengaku Balikbukit, Lampung Barat.

Dijelaskan iuran yang diinisiasi kelurahan tersebut, salah satunya untuk membantu Kepala Lingkungan (Kaling) yang telah bekerja maksimal. Tetapi hal tersebut dibantah oleh salah satu Kaling di wilayah tersebut.

\”Kalau pihak kelurahan mengatakan kami menerima bagian apalagi itu merupakan inisiatif Kaling, untuk menarik iuran sebesar Rp10 ribu per KPM tidak benar,\” kata salah satu Kaling yang meminta namanya dirahasiakan.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan sumber tersebut, pihaknya telah bekerja dengan maksimal, sukarela dan ikhlas, bahkan bersyukur kalau keluarga kurang mampu di wilayah kerja mereka mendapatkan program BTS. Dan walaupun banyak yang harus disiapkan tidak pernah mengharapkan imbalan, apalagi sumbernya memotong dari masyarakat.

\”Kami bekerja siang malam dengan ikhlas, juga sebagai bentuk rasa syukur kami, karena masyarakat kurang mampu mendapatkan bantuan dari pemerintah. Dan kami pastikan bahwa berapa jumlah iuran yang terkumpul kami tidak paham, dan untuk siapa saja. Setahu saya uang itu untuk ngebayar staf honor di kelurahan,\” jelasnya.

Baca Juga  Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

Sementara salah satu KPM, mengaku bukan hanya memberi Rp10 ribu, tetapi jauh di atas nilai tersebut. Tentang apa dasarnya dia memberikan, menurut sumber yang juga minta namanya dirahasiakan, atas permintaan petugas yang mengantarkan surat pemberitahuan kalau dia menerima BTS.

\”Saya sudah memberi iuran, bahkan lebih dari Rp10. Itu juga karena saat petugas mengantarkan ke rumah, mereka meminta Rp10 ribu, kata mereka untuk membantu petugas yang sudah bekerja ekstra,\” jelasnya. (Iwan/Len)

Baca Juga  Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Gubernur Mirza Apresiasi Helfi Assegaf, Sambut Kapolda Lampung Yustan Alpiani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Budiman AS Minta Kapolda Baru Lanjutkan Pemberantasan Narkoba di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PWI Tubaba Tegaskan Dukungan Penuh untuk Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:56 WIB