Koperindag Lambar: Dibanding Sarden, Masyarakat Lebih Tertarik Ikan Segar

Avatar

Jumat, 30 Maret 2018 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku): Pengumuman Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, terkait 27 merek Sarden positif mengandung parasit cacing, langsung direspon Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Lampung Barat dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat setempat.

Kadis Koperindag Lambar, Amirian, mengatakan, setelah mendengar pengumuman pemerintah pusat, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melakukan sosialisasi, termasuk di kecamatan. \”Tim kami langsung turun ke lapangan, untuk mensosialisasikan apa yang diumumkan BPOM RI,\” kata Amirian, Jumat (30/3).

Dijelaskan Amirian, sampai saat ini belum ada laporan dari masyarakat yang menemukan sarden mengandung parasit cacing. Walaupun demikian, kata dia, pekan depan pihaknya akan melakukan cek langsung ke lapangan.

\”Kalau laporan masyarakat tentang temuan sarden yang mengandung parasit cacing memang belum ada, tetapi kami sudah mengagendakan untuk mengecek langsung di lapangan terutama mini market dan warung-warung yang menjual produk sesuai rilis BPOM,\” ujar Amirian.

Menurut Amirian, konsumsi masyarakat Lambar terhadap makanan kaleng jenis sarden sangat rendah, karena masyarakat Lambar lebih memilih makanan segar. \”Masyarakat yang mengkonsumsi makanan kaleng atau bahan makan awetan rendah, karena kesadaran masyarakat mengkonsumsi makanan segar sudah sangat tinggi,\” jelas Amirian, seraya meminta masyarakat yang mengkonsumsi sarden untuk teliti sebelum membeli.

Baca Juga  Pemda Lampung Barat Sambut Tahun 2019 Baru dengan Dzikir dan Doa

Sementara berdasarkan, pengamatan Netizenku.com, keterangan berbeda dari karyawan Indo Mart dan Alfa Mart.

Indo Mart, melalui karyawannya mengaku kalau pihak managemen hanya meminta dua jenis sarden yang di simpan, dan yang lain tetap dijual dan dipajang di rak.

\”Kami hanya diperintah oleh pimpinan menyimpan dua jenis sarden saja, sementara jenis lain tetap kita jual dan dipajang di rak barang,\” kata karyawan tersebut.

Baca Juga  Lagi! Lambar Raih WTP ke-Delapan Kalinya

Sementara, penjelasan karyawan Alfa Mart, pihak managemen sudah menarik seluruh produk sarden semua merk yang di jual selama ini. \”Di sini sudah tidak menjual sarden semua jenis dan merk, sesuai dengan perintah managemen,\” kata salah satu karyawan Alfa Mart yang ada di Simpang Serdang, Kelurahan Way Mengaku Balikbukit, Lambar. (Iwan)

Berita Terkait

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan
YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam
Gubernur Arinal Ajak Semua Pihak Wujudkan Lampung Sebagai Lumbung Ternak Nasional
Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen
DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan
Bupati Pesawaran Kunjungi Komandan Korem 043/Gatam
Dua Tokoh Ambil Formulir Pendaftaran Calon Kepala Daerah di PDI Perjuangan
Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 13:25 WIB

Bupati Pesawaran Klaim Tidak Anti Kritik

Jumat, 12 April 2024 - 19:31 WIB

Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir

Kamis, 4 April 2024 - 21:12 WIB

Pemkab Pesawaran Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

Bupati Pesawaran Kunjungi Kementan RI, Ini Usulannya

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:01 WIB

Dendi Harap Pemprov Lampung Terus Perhatian ke Pemkab Pesawaran

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:49 WIB

Kapolres Pesawaran Imbau Organ Tunggal Tak Setel Musik Remik

Jumat, 15 Maret 2024 - 18:57 WIB

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Ajak Orang Tua Awasi Anak-anak

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:25 WIB

Dendi Tinjau Longsor dan Banjir di Desa Sukajaya Lempasing

Berita Terbaru

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah. Foto: Kiriman WA Adiansyah.

Bandarlampung

Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen

Kamis, 18 Apr 2024 - 20:38 WIB