Konflik Gajah-Manusia di Lambar Butuh Solusi Penanganan

Redaksi

Selasa, 14 September 2021 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Konflik antara masyarakat Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS) dengan gajah yang telah terjadi bertahun-tahun, selama ini tidak ada penanganan yang permanen, sehingga hewan dilindungi tersebut menjadi teror bagi masyarakat setempat.

Terkait hal tersebut, Bupati, Parosil Mabsus mengajak Forkompinda untuk melakukan koordinasi terkait, bagaimana solusi supaya gajah-gajah liar yang tersebut tidak lagi masuk ke pemukiman, yang bukan hanya merugikan akibat komoditas pertanian masyarakat setempat mejadi sumber makanan, bahkan mengancam keselamatan warga.

Rapat koordinasi yang dilakukan di rumah dinas bupati, selain dihadiri Forkompinda, yakni Dandim 0422 Letkol Czi Benni Setiawan, Ketua DPRD, Edi Novial, Perwakilan Balai Besar TNBBS, Dinas Kehutanan Lampung, dan Ketua Komisi II DPRD, Sarwani, bupati mengatakan, untuk penanganan konflik tersebut pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan harus turun tangan.

Baca Juga  Ketua DPRD Lambar Salurkan Bantuan PMI ke Pos Pelayanan Nataru Sumberjaya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Konflik terjadi setiap tahun, sampai saat ini tidak ada penanganan yang berdampak signifikan supaya gajah tersebut tidak lagi menteror dengan memasuki pemukiman masyarakat, yang bukan hanya mengalami kerugian material, tetapi lebih pada kita melindungi kehidupan masyarakat, maka pemerintah pusat melalui kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan harus turun tangan,” kata Parosil.

Baca Juga  Amanah di Singgasana, Bukan Sekadar Pencitraan

Selain itu kata Parosil, dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, agar melihat langsung kawasan yang selama ini menjadi lokasi belasan ekor gajah, yang hanya mampu di halau dengan cara tradisional.

“Saya sudah meminta Pak Sudin ketua komisi IV DPR RI untuk melihat langsung kondisi di lapangan, sehingga nanti akan ada solusi bagaimana kawanan gajah tersebut tidak lagi masuk kepemukiman warga, dan beliau menurut rencana akan datang 18 September mendatang,” ujar Parosil.

  1. Seperti diketahui saat ini belasan ekor gajah liar, berada dekat pemukiman warga Pekon Sukamarga kecamatan Suoh dan Pekon Bumi Hantatai kecamatan BNS, yang telah merusak beberapa unit gubuk, dan tanaman masyarakat setempat. Sementara upaya petugas untuk menghalau hanya dengan melakukan bunyi-bunyian dengan alat tradisional. (Iwan/leni)
Baca Juga  Sat Intelkam Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80

Berita Terkait

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit
Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
Wabup Lambar Sidak ASN: Masih Ada yang Bandel, Absen Tanpa Jejak
Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah
Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang
Sat Intelkam Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80
Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN
Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:13 WIB

Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:50 WIB

Pemprov Lampung Bersama Pemkot Gelar Aksi Kebersihan di Pulau Pasaran

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:28 WIB

Bidik Kemenangan Pemilu 2029, Chusnunia Chalim Siap Melantik 100 Lebih Pengurus PKB Lampung

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:26 WIB

Meski Damai, Fraksi PDI Perjuangan Tetap Dukung Proses Etik Andi Robi di BK DPRD Lampung

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:36 WIB

IJP FC Resmi Diluncurkan, Sekdaprov Lampung Siap Turun ke Lapangan

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:33 WIB

DPRD Lampung Dorong Hilirisasi Sawit dan Kopi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Ekspor

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:21 WIB

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:48 WIB

Lampung Terima 710 Ribu Ton Pupuk Subsidi 2026, DPRD Lampung Pastikan Distribusi Sesuai HET

Berita Terbaru

Lampung

Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung

Jumat, 6 Feb 2026 - 19:13 WIB