Kesadaran Masyarakat Rendah, Kluster Nayuh Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak

Redaksi

Kamis, 2 September 2021 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Jumlah masyarakat Lampung Barat yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih saja terjadi. Salah satu kluster yang sering menjadi penyebab penyebaran dan penularan adalah nayuh atau pesta.

Tetapi melihat fakta di lapangan, walaupun bupati yang juga Ketua Satgas Covid-19 telah mengeluarkan larangan menggelar nayuh atau pesta, melalui instruksi bupati tetapi kesadaran masyarakat masih rendah untuk menaati, bahkan beberapa waktu lalu wakil rakyat yang tetap melakukan pesta.

Baca Juga  Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Seperti diketahui, berdasarkan rilis yang disampaikan Satgas Covid-19, melalui Bidang Komunikasi Publik Dinas Kesehatan Lampung Barat, Erna Yanti, S.Farm, APT, MPH, mendampingi Kadis dr Widyatmoko Kurniawan, Sp.B, dari 14 kasus baru, beberapa diantaranya dari kluster nayuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari enam kasus pada Kamis (2/9), dan delapan kasus pada Rabu (1/9) berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh korban sebagian besar dari menghadiri nayuh atau pesta, riwayat lainnya pernah melakukan perjalanan ke luar daerah atau menjenguk keluarga yang sedang sakit,” kata Erna.

Baca Juga  KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Walaupun akhir-akhir ini jumlah masyarakat Lampung Barat yang terpapar virus Covid semakin menurun, Erna berharap, warga agar tetap patuh dengan aturan dan protokol kesehatan, sehingga kedepan tidak ada lagi warga Lampung Barat yang terpapar.

“Alhamdulillah, semakin hari masyarakat kita yang positif kurvanya semakin menurun, kondisi tersebut harus tetap kita pertahankan, tentu dengan patuh terhadap aturan pemerintah dan harus tetap ketat menjalankan protokol kesehatan,” harap Erna.

Baca Juga  Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Dengan penambahan 14 kasus baru tersebut, sampai saat ini jumlah warga Lampung Barat yang pernah dan sedang terpapar 2.632 orang. 129 orang diantaranya meninggal dunia, 210 sedang menjalani isolasi atau perawatan, dan 2.293 orang telah dinyatakan sembuh. (Iwan/len)

Berita Terkait

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB