Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penerbangan Raden Intan Bandarlampung, Suprihatin, berkeinginan untuk menyelesaikan masalah sengketa tanah secara kekeluargaan.
“Kami menginginkan agar masalah sengketa tanah ini diselesaikan secara kekeluargaan tidak perlu dibawa sampai keranah hukum,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Senin (14/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia menjelaskan setelah terjebak permasalahan tersebut proses kegiatan belajar mengajar siswa SMK Penerbangan Raden Intan terganggu. Ia memohon untuk dibebaskan dari permasalahan tersebut.
“Tolong bebaskan kami dari permasalahan ini dan kami tidak ada unsur yang lain-lain, tugas kami hanya membantu pemerintah memajukan pendidikan di Provinsi Lampung,” kata dia.
Ia menambahkan, bahwa pihaknya terbuka dan akan segera pindah dalam waktu dekat ini.
“Kami terbuka terkait permasalahan ini, insyaallah kita siap pindah, mungkin pada bulan Januari kita sudah pindah,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Siswi SMK Penerbangan Raden Intan, Anisa Putri, menyampaikan pembelajaran di SMK Penerbangan Raden Intan menjadi terganggu akibat masalah sengketa tanah tersebut. Ia berharap agar permasalahan yang menimpa sekolahnya tersebut dapat segera diselesaikan.
“Untuk masalah ini kami tidak begitu tau, akan tetapi permasalahan ini mengganggu pembelajaran kami, sudah 2 hari kami tidak belajar karena tidak ada guru yang memberikan pembelajaran. Semoga masalah ini segera diselesaikan oleh pihak terkait,” jelas siswi kelas IX tersebut. (Luki)








