Kepala BAPENDA Tanpa ‘Tongkat Komando’, Target PAD Lampung Sulit Dicapai

Ilwadi Perkasa

Kamis, 22 Agustus 2024 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pemprov Lampung di Telukbetung, Bandarlampung

Kantor Pemprov Lampung di Telukbetung, Bandarlampung

IWA PERKASA

Diketahui, pengelolaan PAD Lampung nyaris dikelola sepenuhnya oleh Bapenda Lampung. Herannya, institusi se-strategis tersebut masih dibiarkan dipimpin oleh kepala kantor tanpa ‘tongkat komando’ alias belum definitif. Mungkihkah PAD yang ditarget sebesar 5 triliun lebih bisa dicapai sampai 31 Desember 2024 nanti?

Bandarlampung (Lentera SL): Pj. Gubernur Lampung Samsudin bersama Pimpinan DPRD Provinsi Lampung telah menandatangani Raperda Perubahan APBD TA 2024 dalam Sidang Paripurna di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Rabu (21/8/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Raperda APBD-P itu diteken oleh Pj. Gubernur Samsudin bersama Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Wakil Ketua I Elly Wahyuni, Wakil Ketua III Yozi Rizal, Wakil Ketua IV Fauzan Sibron, dan disaksikan langsung oleh Sekretaris Dewan DPRD Provinsi Lampung Tina Malinda, dan seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung yang hadir.

Baca Juga  Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Kedua belah pihak menyepakati anggaran Pendapatan Daerah sebesar Rp8,561 triliun. Angka sebesar itu diharapkan dapat terpenuhi dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp5,150 triliun dan Pendapatan Transfer sebesar Rp3,396 triliun serta Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp13,786 miliar.

Sementara di sisi Belanja Daerah disepakati sebesar Rp8,686 triliun dan Pembiayaan Daerah sebesar Rp125 miliar.

Baca Juga  203 Titik Hotspot Terdeteksi, Karang Taruna Desa Diminta Waspada Karhutla

Terkait target PAD sebesar Rp5,150 triliun ini dinilai super tinggi dan dipastikan akan menjadi beban berat bagi Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda).

Media ini memperoleh keterangan dari ‘orang dalam’ yang menyebutkan bahwa angka target sebesar itu riskan bisa dicapai seperti juga dialami pada tahun sebelumnya.

“Targetnya ketinggian. Mestinya ada koreksi dengan mempertimbangkan kinerja pendapatan daerah pada tahun lalu dan memperhitungkan kondisi perkembangan ekonomi kekinian,” katanya, Kamis, (22/08/2024).

Ia memastikan target PAD di angka 5 T lebih tersebut sulit dicapai dan berpotensi menyudutkan Bapenda yang mau tidak mau harus menanggung risiko dicap gagal dalam pengelolaan pendapatan.

Baca Juga  Chusnunia Ramaikan Nobar Final Piala Dunia Bersama Santri di Bandar Lampung

“Lihat saja pada 31 Desember 2024 nanti. Ini akan menjadi bom waktu dan berpotensi gaduh,” katanya.

Diketahui, pengelolaan PAD Lampung nyaris dikelola sepenuhnya oleh Bapenda Lampung. Herannya, institusi strategis tersebut masih dibiarkan dipimpin oleh kepala kantor ‘tanpa tongkat komando’ alias belum definitif.

Sebelumnya, Sekretaris Pemprov Lampung Fahrizal Darminto
menyebutkan pihaknya akan terus melakukan kerja keras, kerja cerdas dan inovasi serta terobosan-terobosan dalam upaya meningkatkan kinerja Pendapatan Daerah Provinsi Lampung.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus berupaya menggali potensi-potensi dalam upaya meningkatkan capaian Pendapatan Daerah Provinsi Lampung sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan optimal,” katanya.(*)

Berita Terkait

DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG
Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai
Gubernur Lampung Dorong KDMP Ubah Pola Ekonomi Desa agar Nilai Tambah Tak Mengalir ke Kota
Gubernur dan DPRD Lampung Sepakati 11 Aspirasi Ojol untuk Disampaikan ke Pemerintah Pusat
PFI Lampung Kecam Teror Senpi terhadap Wartawan di Tulang Bawang, Minta Polisi Usut Tuntas
Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Minta Distribusi ke Luar Daerah Diawasi Ketat
Harga Gabah Lampung Tembus Rp8.000, DPRD Dorong Relaksasi HPP hingga Desember
Kadin Lampung Dorong Gubernur BI Baru Perkuat Sektor Riil dan Pembiayaan UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:29 WIB

DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG

Jumat, 4 September 2026 - 19:51 WIB

Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai

Kamis, 3 September 2026 - 19:42 WIB

Gubernur dan DPRD Lampung Sepakati 11 Aspirasi Ojol untuk Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 22:13 WIB

PFI Lampung Kecam Teror Senpi terhadap Wartawan di Tulang Bawang, Minta Polisi Usut Tuntas

Rabu, 2 September 2026 - 22:08 WIB

Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Minta Distribusi ke Luar Daerah Diawasi Ketat

Rabu, 2 September 2026 - 21:34 WIB

Harga Gabah Lampung Tembus Rp8.000, DPRD Dorong Relaksasi HPP hingga Desember

Rabu, 2 September 2026 - 14:56 WIB

Kadin Lampung Dorong Gubernur BI Baru Perkuat Sektor Riil dan Pembiayaan UMKM

Selasa, 1 September 2026 - 13:09 WIB

Kenakan Hanuang Bani, Gubernur Lampung Tampilkan Simbol Budaya dan Kepemimpinan

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:29 WIB