Kepaksian Pernong Usulkan Nama Lamban Kagungan Pancasila

Redaksi

Rabu, 23 November 2022 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Menurut wacana lamban budaya yang diberi nama Lamban Pancasila yang dibangun sejak 2019 di lahan eks GSG kompleks perkantoran Pemkab Lampung Barat, akan diresmikan, Kamis (24/11).

Ide besar Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, memberikan sarana merawat dan melestarikan adat budaya, disambut baik tokoh kerajaan adat Paksi Pak Sekala Bekhak, Kepaksian Pernong.

Melalui juru bicara kerajaan adat Paksi Pak Sekala Bkhak Kepaksian Pernong, Seem R Canggu, gelar Raja Duta Perbangsa, menyambut baik dan terima kasih atas perhatian Pemkab Lampung Barat di bawah kepemimpinan Parosil merawat adat budaya Sai Batin di Kerajaan Paksi Pak Sekala Bekhak.

Baca Juga  Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, walaupun diterpa krisis akibat pandemi Covid-19, bupati Parosil tetap menyelesaikan komitmen dalam memberikan sarana merawat dan melestarikan budaya, yakni berupa Lamban Budaya atau Lamban Pancasila,” kata dia.

Tetapi kata dia, dengan tidak mengurangi rasa hanggum atau bahagia, dalam pemberian nama Lamban Budaya tersebut, Kepaksian Pernong mengusulkan nama kerajaan adat liki khas adat Sai Batin.

Baca Juga  KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

“Adat Sat Batin memiliki ciri khas, jadi untuk menggambarkan kekhususan tersebut, kami dari Kepaksian Pernong, mengusulkan nama, bukan hanya Lamban Pancasila, tetapi Lamban Kagungan Pancasila,” harap Raja Duta Perbangsa.

Lamban Kagungan Pancasila, itu nanti kata dia, merupakan sebagai salah satu icon pariwisata Lampung Barat, dengan menjadi miniatur eksistesi Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bkhak, baik secara estetika maupun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan.

Baca Juga  SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung

“Budaya Kerajaan adat Paksi Pak Sekala Bkhak, merupakan potensi wisata budaya, maka dengan adanya Lamban Kagungan Pancasila, dapat menggambarkan atau miniatur keberadaan Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bkhak, baik secara estetika maupun kegiatan yang dipusatkan di lamban budaya tersebut,” tandasnya. (Iwan/Leni)

Berita Terkait

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB