Kampoeng Kopi Rigis Jaya Desa Wisata Terbaik III ADWI 2021

Redaksi

Rabu, 8 Desember 2021 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Desa wisata Kampoeng Kopi Rigis Jaya, Kecamatan Air Hitam, Lampung Barat, menjadi desa wisata terbaik ke-3 dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, dari 1.831 desa wisata asal 34 provinsi yang mendaftar pada ajang bergengsi tingkat nasional yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI tersebut, Lampung Barat terbaik di luar Pulau Jawa.

Pada puncak malam anugerah ADWI 2021 di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, yang dihadiri Menteri Sandiaga Salahuddin Uno, Kampoeng Kopi Rigis Jaya yang masuk kategori perintis hanya kalah dari Desa Wisata Kampung Blekok, Situbondo, Jawa Timur dan Desa Wisata Pandan Rejo, Purworejo, Jawa Tengah, masing-masing juara I dan II. Sementara juara IV dan V Desa Wisata Tipang, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara dan Desa Wisata Cikolelet, Serang, Banten.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Atas raihan terbaik ke-3 Bupati, Parosil Mabsus, menyampaikan rasa syukur. Karena kata dia prestasi tersebut, merupakan hasil kerja keras seluruh lapisan masyarakat Lampung Barat dalam memperkenalkan kopi robusta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sampaikan apresiasi kepada semua pihak, terutama kepada masyarakat Lampung Barat dan secara khusus warga Rigis Jaya yang area perkebunan kopi robustanya disulap menjadi desa wisata bersama Pemkab Lampung Barat, tentu keberhasilan ini harapnya kopi robusta akan semakin dikenal dan Lampung Barat menjadi daerah tujuan wisata utama di Lampung,” kata Parosil, Rabu (8/12).

Atas keberhasilan tersebut, Parosil yang akrab disapa bupati kopi, mengajak seluruh komponen masyarakat Lampung Barat untuk terus menggali, mengembangkan dan mempromosikan potensi wisata yang masih tersembunyi. Sehingga semakin ramai wisatawan yang datang.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

“Lampung Barat memiliki berbagai potensi wisata, baik yang sudah terkenal maupun masih tersembunyi, mari kita angkat secara masif, sehingga semakin dikenal dan dikunjungi, kita jual kepada wisatawan, sehingga ada keselarasan antara potensi dengan pendapatan menuju masyarakat yang lebih sejahtera,” kata Parosil, seraya mengatakan dirinya mendapat undangan untuk hadir langsung pada malam anugerah di Jakarta, tetapi karena kesibukan diwakilkan kepada Kadis kepemudaan olahraga dan pariwisata untuk mendampingi pengelola menerima penghargaan tersebut.

Sementara Kadis Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Lampung Barat, Tri Umaryani, menjelaskan sebelum malam puncak anugerah ADWI 2021, dan Kampoeng Kopi Rigis Jaya mendapatkan juara ke-3, diawali dengan proses pendaftaran sekitar bulan Juli. Setelah melalui berbagai proses masuk 500 besar.

Selanjutnya, tembus 300 besar lalu 100 dan 50 besar. Pada tahap 50 besar penilaian dilakukan secara langsung oleh Menteri dan dewan juri lainnya, dan akhirnya mendapatkan juara ke-3. Selain itu penilaian pemirsa melalui media YouTube untuk memilih desa wisata terfavorit Kampoeng Kopi meraih peringkat II.

Baca Juga  Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

“Prestasi ini tentu sangat membanggakan, untuk itu kami sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, terutama dukungan pak bupati, wakil bupati, DPRD, dan masyarakat secara umum, yang telah memberikan dukungan berupa like di YouTube, sehingga Kampoeng Kopi keluar sebagai juara ke-3 juga sebagai desa wisata terfavorit ke-2 dengan raihan 40 ribu like,” kata Tri Umaryani, seraya berharap dukungan tersebut akan terus ditingkatkan sehingga tahun depan desa wisata di Lampung Barat akan desa wisata terfavorit pilihan pemirsa. (Iwan/leni)

Berita Terkait

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB