oleh

Jumat Berkah 40 Pemohon Pertama SKCK dapat Kopi Gratis

Liwa (Netizenku.com): Sebanyak 40 warga Lampung Barat dan Pesisir Barat, yang datang pertama ke Satuan Intelkam Polres Lampung Barat, Jumat (13/12), dengan kepentingan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), mendapat makanan ringan dan kopi gratis.

Kapolres Lampung Barat, AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik melalui Kasat Intelkam, Iptu Dyvia Ardianto, mengatakan pemberian makanan ringan dan kopi gratis kepada 40 pemohon SKCK pertama tersebut merupakan bagian dari program Jumat Berkah.

Baca Juga  Bupati Lambar Audiensi dengan Natarang Mining

\”Program Jumat Berkah memasuki minggu ke-20, tepatnya diluncurkan pada 2 Agustus lalu oleh Kapolres saat itu AKBP Doni Wahyudi, S.Ik, dan Alhamdulillah berlanjut sampai saat ini,\” kata Dyvia.

Program Jumat Berkah ini kata Dyvia, merupakan program dalam rangka memaksimalkan pelayanan Polri di bidang pelayanan pembuatan SKCK, serta meningkatkan tali silaturahmi antara masyarakat dengan polisi sebagai mitra.

Baca Juga  Wow, TPS 10 Simpang Serdang Way Mengaku, Siapkan Makanan Untuk Pemilih

\”Program ini sebagai bentuk masyarakat mitra polisi, dengan demikian kami selain memberikan pelayanan yang cepat, dan prima, dimana SKCK yang dimohonkan masyarakat langsung jadi sepanjang seluruh persyaratan sudah dilengkapi, dan saat menunggu pemohon bisa santai dengan menikmati kopi robusta Liwa dan snack yang disiapkan,\” kata dia.

Program Jumat Berkah tersebut, disambut baik masyarakat yang membuat SKCK, karena selain mereka mendapat pelayanan yang cepat dan ramah. Masyarakat Lampung Barat dan Pesisir Barat mengharapkan terobosan yang dilakukan Kasat Intelkam Dyvia Ardianto, tetap dipertahankan.

Baca Juga  O2SN: Kontingen Lampung Barat Sabet Emas Bulutangkis Tunggal Putri

\”Program Jumat Berkah ini, merupakan anugerah bagi masyarakat Lampung Barat dan Pesisir Barat yang membuat SKCK, karena selain mendapat pelayanan yang cepat dan prima, juga dapat menikmati kopi dan snack, dan harapannya program ini tetap dipertahankan,\” kata salah satu pemohon. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *