Gubernur Tinjau Langsung Posko Gugus Tugas Kota Metro

Redaksi

Kamis, 16 April 2020 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com) Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Provinsi Lampung, mengunjungi Posko Gugus Tugas Kota Metro, di Taman Kota Metro, Kamis (16/4).

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengecek langsung
situasi dan kondisi wilayah Kota Metro, terutama terkait mobilitas masyarakat baik yang menempuh perjalanan dari Sumatera ke Jawa, atau sebaliknya.

\”Kita ketahui bahwa wilayah kita sangat terbuka, artinya adanya hilir mudik saudara kita, baik yang dari Sumatera ke Jawa, ataupun sebaliknya. Untuk itu, kita harus melakukan prinsip pengendalian Covid-19 dengan baik,\” jelas Gubernur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Arinal berpesan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Metro, unsur TNI/Polri, dan masyarakat kota Metro untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak.

\”Kita harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Oleh karena itu, saya juga hadir ke sini. Bagaimana semua pihak terkait saling berkoordinasi, siapa melakukan apa untuk bekerja demi kesehatan anak bangsa,\” jelasnya.

Baca Juga  Pangdam XXI/RI Tekankan Sinergi Sukseskan KDKMP

Dalam melakukan percepatan penaganan Covid-19 di Kota Metro, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa Pemprov Lampung telah menempatkan Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Yani Metro sebagai rumah sakit rujukan Covid-19.

\”Pemprov Lampung juga sudah menyerahkan bantuan kepada Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Yani Metro berupa APD sebanyak 367 buah dan masker 10 box. Dan kepada Dinas Kesehatan Kota Metro berupa 60 buah rapit test, APD 301 buah, dan masker 20 box,\” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Arinal menyerahkan bantuan 1000 masker kepada Pemkot Metro yang diterima Wakil Walikota Metro Djohan.

Lebih dari itu, Gubernur Arinal juga menyampaikan terimakasih kepada jajaran Pemkot Metro yang telah menganggarkan dana penanganan Covid-19 sekitar 3 persen dari APBD kota Metro.

Baca Juga  Wagub Jihan Nurlela Minta Program TPAKD Lampung Fokus pada Hasil Nyata

\”Kita diberikan kebebasan dan kemudahan menggunakan anggaran dalam percepatan penanganan Covid-19. Tentunya anggaran ini harus digunakan sebagaimana mestinya, dan jangan sampai menimbulkan masalah yang tidak sesuai peruntukannya,\” ujar Gubernur Arinal.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro Natsir menjelaskan bahwa dalam melakukan percepatan penanganan Covid-19, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro membentuk 5 (llima) kelompok besar.

Pertama, Tim sosialisasi dan pencegahan, dimana kegiatannya melakukan sosialisasi mulai tingkat kota,kecamatan, kelurahan, RW dan RT. kemudian sterilisasi tempat ibadah, ruang publik, dan 3 pintu masuk utama kota metro, serta membagikan masker dan hand sanitizer.

Kedua, Tim Pengawasan yang bertugas melakukan pengawasan terhadap kebijakan yang telah diambil Pemkot Metro seperti kebijakan anak belajar di rumah dan ASN bekerja dirumah, serta pengawasan warga dengan kategori ODP melalui penempelan stiker dirumah warga yang ODP.

\”Ketiga, tim Penanggulangan dan Pemulihan, kegiatannya berupa penyiapan sarana prasarana medis seperti ruang isolasi di mana Metro telah menyiapkan 26 ruang isolasi, kemudian menyiapkan APD, Ambulance, ruang tenaga medis,\” ujar Natsir.

Baca Juga  PKB Lampung Gelar Harlah ke-28 dengan Beragam Aksi Sosial

Keempat, lanjut Natsir, Tim Pengamanan Sosial yang bertugas menyiapkan bantuan sembako bagi masyrakat terdampak Covid-19, dan pembuatan dapur umum untuk warga terdampak.

Kemudian Tim kelima yaitu Tim Pengamanan Dampak Ekonomi, yang kegiatannya memfasilitasi UMKM, petani dan relaksasi pajak serta restribusi daerah.

\”Semua kegiatan tersebut kita persiapkan dengan anggaran Rp46,6 miliar lebih. Terdiri dari sosialisasi dan pencegahan Rp3,21 miliar, jaring pengaman sosial Rp 5,4 miliar, penanganan dampak ekonomi Rp 2,7 M, dan penanganan kesehatan Rp35,27 milliar,\” jelasnya.

Terkait perkembangan Covid-19 di Kota Metro, Natsir menuturkan bahwa Jumlah pelaku perjalanan yang diawasi sejak 16 Maret sampai sekarang sebanyak 2007 orang. \”Dari 2007 orang, sekarang hanya tinggal 19 orang yang ODP,\” jelasnya. (rls)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB