Gubernur Berharap Unila Lebih Berkontribusi dalam Penanganan Covid-19 

Redaksi

Senin, 28 Juni 2021 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) dapat lebih berkontribusi dalam penanganan Covid-19 dan penyakit Paru di Provinsi Lampung dengan kehadiran

Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi di Universitas kebanggaan masyarakat Lampung tersebut.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat Launching Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FK Unila, di Ruang Aula Lt.I Gedung A Fakultas Kedokteran Unila, Universitas Lampung, Bandarlampung, Senin (28/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Data tahun 2021, Provinsi Lampung memiliki 15 dokter Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi. Idealnya untuk menangani kasus penyakit paru akibat kerja, disetiap kabupaten harus memiliki satu orang dokter Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi. Sedangkan saat ini, sebarannya belum merata.

Selain itu, pada tahun 2020, data nasional jumlah dokter spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi adalah sejumlah 1109 dokter spesialis. Kemampuan meluluskan dokter spesialis tersebut per tahun adalah sekitar 50-100 dokter spesialis, sehingga ada selisih kurang lebih sebanyak 1591 dokter spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi dibandingkan dengan kebutuhan minimal nasional.

“Dengan kondisi yang ada, kebutuhan minimal dokter spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi baru akan terpenuhi dalam jangka waktu 12 tahun bahkan hingga 15-20 tahun ke depan. Padahal, maraknya pandemi Covid-19 saat ini menuntut untuk tersedianya tenaga kesehatan dan pakar Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi yang cukup dalam menangani Covid-19,” ujar Gubernur Arinal.

Baca Juga  Genjot Roda Ekonomi, DPRD Lampung Desak OPD Percepat Serapan Anggaran 2026

Berkaitan dengan hal tersebut, Menteri Kesehatan Republik Indonesia mengimbau kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk membuka/meningkatkan PPDS Prodi Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi.

Pembukaan PPDS Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi juga merupakan salah satu upaya dalam menindaklanjuti himbauan Menteri Kesehatan terkait pandemi Covid-19 dalam memenuhi kebutuhan dokter spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi di Indonesia, Provinsi Lampung pada khususnya.

“Pembukaan PPDS Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FK Unila memiliki peluang untuk dapat memberikan kontribusi besar dalam menghasilkan dokter spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi yang berkualitas, menguasai Iptek kedokteran, serta bermoral dan beretika yang tinggi. Sehingga ke depannya akan memiliki peluang untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat, di Indonesia khususnya di Provinsi Lampung,” jelas Gubernur Arinal.

Untuk itu, lanjut Gubernur Arinal, Pemerintah Provinsi Lampung memberi dukungan penuh terhadap Pembukaan PPDS Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

Dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam bentuk menyediakan RSUD Dr. H. Abdul Moeloek sebagai RS Pendidikan Utama bagi FK Unila beserta seluruh sarana dan prasarana yang diperlukan sebagai upaya dalam mendukung proses pembelajaran di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, khususnya PPDS Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi, karena sebanyak 70% proses pembelajaran program spesialis akan berlangsung di Rumah Sakit.

Baca Juga  Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Fasilitas yang disediakan diantaranya adalah membangun gedung Paru 4 (empat) tingkat senilai Rp. 22 Miliar dengan ruang pendidikan disediakan di lantai 4 RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. RSUD Dr. H. Abdul Moeloek juga akan dilengkapi sarana dan prasarana seperti Spirometri, Bronkoskopi, ruang tindakan untuk Pleural Efusi, pemasangan WSD, juga akan dibuka ruang HCU respirasi yaitu ruang ICU khusus Paru.

“Selain dukungan melalui ketersediaan sarana di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Pemerintah Provinsi Lampung juga senantiasa bersedia dan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Lampung, Karomani menjelaskan Universitas Lampung terus berupaya melakukan pengembangan prodi-prodi baru, khususnya Fakultas Kedokteran Unila yang telah menunjukkan peningkatan yang sangat luar biasa.

“Diusianya yang ke-19, Fakultas Kedokteran Unila sudah memiliki lima prodi yaitu pendidikan dokter, profesi dokter, farmasi, magister kesehatan masyarakat, dan PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi,” jelas Karomani.

Sejak berdiri hingga saat ini, lanjutnya, Fakultas kedokteran Unila telah melalui proses panjang yang membuat Fakultas Kedokteran Unila semakin baik. Tentunya ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak.

“Terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang terus mendukung pembangunan Unila, khususnya Fakultas Kedokteran Unila. Bahwa kita mendapat sumbangan pembangunan gedung untuk proses pembelajaran kedokteran,” ujarnya.

Ketua Kolegium Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Indonesia, Prof. dr. Faisal Yunus, sp.P (K) Ph.D mengungkapkan rasa bahagia dan bangga serta berterimakasih kepada Gubernur Lampung, Rektor Unila, dan berbagai pihak yang telah mendukung pendirian PPDS Universitas Lampung.

Baca Juga  Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

“Pandemi Covid-19 saat ini, membuat dokter paru sangat dibutuhkan dimana-mana. Oleh karena itu, PPDS ini sangat dibutuhkan. Dengan berdirinya PPDS ini kita berharap dapat mencetak dokter spesialis yang berkualitas, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unila, Dyah Wulan Sumekar menyampaikan sejarah awal mula berdirinya fakultas kedokteran, dan sarana prasarana yang dimiliki FK Unila hingga saat ini.

Ia menerangkan bahwa Fakultas Kedokteran Unila memiliki lima prodi yaitu pendidikan dokter, profesi dokter, farmasi, magister kesehatan masyarakat, dan PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi. Fakultas Kedokteran memiliki enam gedung dan dua gedung yang sedang dibangun.

“Terimakasih yang sebesarnya atas dukungan Pemprov Lampung terhadap Unila, khususnya Fakultas Kedokteran Unila. Selain prasarana, Pemprov Lampung juga mendukung dengan Rumah Sakit Abdul Moeloek untuk praktek proses pembelajaran fakultas kedokteran Unila,” ujar Dyah.

Terkait, PPDS ini, Dyah mengungkapkan bahwa ini merupakan PPDS pertama yang dimiliki Fakultas Kedokteran Unila dan Rumah Sakit Abdul Moeloek, dan PPDS ini merupakan satu-satunya di Sumatera Selatan.

Melalui PPDS, Ia berharap dapat meluluskan dokter spesialis berkualitas, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, Lampung khususnya.(rls)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB