Doni Monardo Minta Gubernur Lampung Evaluasi Penanganan Covid-19

Redaksi

Minggu, 21 Maret 2021 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Gedung Pusiban Pemprov Lampung, Jumat (19/3). Foto: Netizenku.com

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Gedung Pusiban Pemprov Lampung, Jumat (19/3). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, meminta Pemerintah Provinsi Lampung melakukan evaluasi terhadap seluruh tim yang tergabung yang dalam penanganan Covid-19 di Sai Bumi Ruwa Jurai.

Doni Monardo menyoroti tingginya angka kematian (mortality rate) akibat Covid-19 di Lampung yang mencapai 5 persen lebih.

\”Ini menduduki peringkat kedua setelah Jawa Timur 7 koma sekian persen. Sedangkan angka kematian nasional 2,70 persen, global 2,22 persen,\” kata Doni Monardo di Bandarlampung, Jumat (19/3), usai melakukan pertemuan bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan 15 Kepala Daerah Kab/Kota di Gedung Pusiban Pemerintah Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Doni Monardo yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaparkan hasil diskusi bersama Gubernur, Bupati, Wali Kota, dan Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, terlihat bahwa angka kematian paling banyak pada periode Januari. Kemudian Februari dan Maret sudah mengalami penurunan.

Baca Juga  HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

\”Apa langkah yang harus dilakukan? Yaitu evaluasi terhadap seluruh tim yang tergabung. Kalau pengalaman kami di Satgas, yang pertama adalah kelompok rentan,\” ujar Doni.

Berdasarkan pemaparan Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, selaku Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi dalam pertemuan disebutkan sebagian besar yang meninggal adalah pasien Covid-19 yang berusia di atas 47 tahun dan memiliki riwayat penyakit penyerta (kormobid).

\”Tapi benar yang disampaikan Bu Kadis tadi. Langkah-langkah penanganannya yang paling baik adalah mengetahui gejala dari awal, jangan sampai terlambat membawa ke rumah sakit,\” kata Doni.

Doni Monardo yang juga penyintas Covid-19 mengingatkan agar masyarakat tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan 3M serta ditambah dengan 3T (testing, tracing, treatment) oleh pemerintah daerah.

Baca Juga  Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

\”Treatment, perawatan tidak boleh dirawat di rumah, isolasi mandiri, usahakan jangan. Terutama usia yang di atas 47 tahun,\” tegas Doni.

Namun secara umum Doni Monardo mengapresiasi penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

\”Lampung punya prestasi yang cukup bagus. Angka kasus aktifnya jauh di bawah angka kasus aktif nasional. Kalau nasional itu 9,16 persen maka Lampung 4,80 sekian persen. Jadi rendah sekali kasus aktifnya. Angka kesembuhannya juga masih di atas nasional, nasional 88 persen, Lampung 90 koma sekian persen.\”

\”Tapi masih ada satu hal yang belum optimal yaitu angka kematian,\” kata Doni.

Satu hal yang bisa mengendalikan pandemi Covid-19, lanjut Doni, adalah kekompakan Gubernur dan Bupati/Wali Kota dalam koordinasi dan komunikasi.

Baca Juga  Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

\”Covid-19 ini bukanlah rekayasa, konspirasi, ini nyata. Kita harus sama-sama saling mengingatkan termasuk teman-teman wartawan sekalian,\” ujar Doni.

Menindaklanjuti arahan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan akan melakukan pertemuan dengan tenaga kesehatan, rumah sakit rujukan dan non rujukan pasien Covid-19 agar tetap berupaya memperjuangkan pasien yang terpapar virus corona.

\”Terus terang saja, Provinsi Lampung masih dalam posisi terkendali. Tapi saya juga dikoreksi oleh Pak Doni, banyak yang sembuh, berkurang yang kena, tapi tingkat kematiannya hampir rata-rata tinggi. Karena hanya satu bulan (Januari) yang membuat dia meningkat itu. Dari itu sampai sekarang cukup bagus,\” kata Gubernur Arinal Djunaidi. (Josua)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Berita Terbaru