Damar Kecam Oknum Dosen Asusila

Redaksi

Selasa, 7 Agustus 2018 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Soal kasus dugaan asusila yang dilakukan oknum dosen Universitas Lampung (Unila) berinisial CE kepada mahasiswi bimbingannya berinisal DCL, membuat geram seluruh pihak, tak terkecuali lembaga Advokasi Damar.

Sebagai lembaga advokasi kaum perempuan, Damar menilai, kasus pelecehan terhadap mahasiswi tersebut membuat dampal panjang bagi mahasiswinya, seperti dari segi psikis, mental sampai kelanjutan study mahasiswi itu sendiri

Baca Juga  Libur Natal dan Tahun Baru Tanpa Pos Penyekatan?

\”Kami juga mempertanyakan keberpihakan Unila, karena bantuan hukum oknum dosen ini berasal dari tim BKPH Unila. Artinya, Unila seolah-olah berpihak ke pelaku,\” tegas Ketua Damar, Selly Fitriyani, di Kantor Damar, Selasa (7/8).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menjelaskan, saat ini korban atau mahasiswi bimbingan tersebut, mengalami trauma dan takut jika bertemu dengan oknum dosen tersebut. Menurutnya juga, Unila menganggap kasus ini seperti mengada-ada dan bukan kasus serius.

Baca Juga  Haramkan Pungli, Herman Minta Tes CPNS Bersih Tanpa Calo

\”Kami melakukan usaha untuk meminta kepada Unila menonaktifkan dosen tersebut sampai kasus ini menjadi terang. Surat tersebut sudah kita sampaikan ke Rektor, agar Unila netral, dan menarik penasehat hukum dari BKBH Unila,\” tegasnya.

Namun, lanjut dia, hingga saat ini pihaknya belum menemukan informasi bahwa oknum dosen CE tersebut dinonaktifkan sebagai dosen FKIP. \”Kami menilai korban merasa makin sulit melanjutkan skripsinya. Terlebih, menjelang satu hari sebelum komprehensif, dosen pembimbing pengganti ikut mengundurkan diri, tanpa alasan,\” tegasnya. (Rio)

Berita Terkait

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam
Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen
Tak Hanya Citra Garden, Pengembang Perumahan Diminta Proaktif
Soal Banjir, Dewan Nilai Pemkot Balam bak Pemadam Kebakaran
Awal Mei PDI-P Balam Buka Penjaringan, Eva Dwiana Masih Miliki Kans
PLN UID Lampung Siap Amankan Pasokan Listrik Idul Fitri 1445H
PGN Pastikan Layanan Gas Bumi Aman dan Handal Selama Idul Fitri 1445 H
5.752 WBP Kanwil Kemenkumham Lampung Diusulkan RK Idul Fitri 2024

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 13:25 WIB

Bupati Pesawaran Klaim Tidak Anti Kritik

Jumat, 12 April 2024 - 19:31 WIB

Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir

Kamis, 4 April 2024 - 21:12 WIB

Pemkab Pesawaran Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

Bupati Pesawaran Kunjungi Kementan RI, Ini Usulannya

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:01 WIB

Dendi Harap Pemprov Lampung Terus Perhatian ke Pemkab Pesawaran

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:49 WIB

Kapolres Pesawaran Imbau Organ Tunggal Tak Setel Musik Remik

Jumat, 15 Maret 2024 - 18:57 WIB

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Ajak Orang Tua Awasi Anak-anak

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:25 WIB

Dendi Tinjau Longsor dan Banjir di Desa Sukajaya Lempasing

Berita Terbaru

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah. Foto: Kiriman WA Adiansyah.

Bandarlampung

Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen

Kamis, 18 Apr 2024 - 20:38 WIB