Cuaca Ekstrem, Lambar Dilanda Banjir dan Longsor

Redaksi

Minggu, 3 Mei 2020 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Cuaca ekstrem di Lampung Barat sepekan terakhir, berdampak bencana alam di beberapa titik. Baik bencana banjir yang merendam puluhan rumah warga dan sawah, serta longsor di beberapa titik yang menyebabkan terganggunya arus lalulintas.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat, Ismet Inoni, Minggu (3/5) mengatakan pukul 05.01 terjadi tanah longsor di jalan lintas Liwa-Bandarlampung, tepatnya di Pekon Bakhu Kecamatan Batu Ketulis.

\”Berkat kerja keras semua pihak, baik TNI, Polri, BPBD, Satgas, Dinas PU PR, relawan dan masyarakat material longsor sudah dapat disingkirkan, sehingga lokasi tersebut sudah kembali dapat dilintasi kendaraan roda dua dan empat,\” kata Ismet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat intensitas hujan yang tinggi, kata Ismet, juga menyebabkan banjir setinggi 1,5 meter di Pemangku II Way Semangka Pekon Bedudu Kecamatan Belalau. Yang menyebabkan 15 hektar sawah dan 10 unit gubuk terendam.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Bencana banjir juga terjadi di Pemangku I dan III Pekon Kekhang Kecamatan Batu Brak setinggi lebih kurang 60 cm. Akibatnya, di Pemangku I terdapat empat unit rumah terendam, 500 batang kopi terendam. Sementara di Pemangku III banjir merendam 12 unit rumah, satu masjid, lebih kurang 11 hektar sawah dan lebih kurang setengah hektar kebun kopi terendam.

\”Akibat curah hujan yang sangat tinggi, sehingga Way Semangka meluap dan menyebabkan banjir di dua lokasi tersebut, dan alhamdulillah tidak mengakibatkan korban jiwa. Sementara untuk kerugian materi masih tahap penghitungan,\” kata Ismet.

Baca Juga  Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Masih menurut Ismet yang juga Asisten II Setkab Lampung Barat, cuaca buruk juga menyebabkan pohon tumbang dan tanah longsor di Pemangku V Way Kuol Pekon Kegeringan, Kecamatan Batu Brak.

\”Pohon tumbang dan tanah longsor tersebut mengakibatkan badan jalan tertimbun setinggi enam meter dengan panjang 30 meter. Dan untuk saat ini jalan tersebut belum dapat dilalui,\” katanya.

Wilayah lain yang juga terjadi bencana banjir jelas Ismet, yakni Pekon Pagar Dewa dan Negeri Ratu Uluhan, Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau. Hal itu disebabkan meluapnya Way Warkuk setinggi dua meter. Selain itu yang juga diterjang banjir, adalah
Pekon Tembelang, Pekon Banding Agung dan Pekon Tugu Ratu, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS).

\”Kejadian di Sukau, menyebabkan sekitar 400 meter sawah warga terendam. Sementara kejadian banjir di BNS menyebabkan perkebunan warga terendam, sekitar satu meter, 2 hektar perkebunan pisang, satu hektar kebun kopi, satu hektar kebun coklat, satu hektar sawah. Lalu, 38 unit rumah warga terendam setinggi satu meter.

Baca Juga  Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Dan yang juga merasakan dampaknya cuaca buruk tersebut, jelas Ismet, yakni, warga Pemangku V Way Kuol Kegeringan, Pemangku III Bunguyan Pekon Balak Batu Brak. Longsor di dua lokasi tersebut dengan panjang 50 meter dan lebar 20 meter.

\”Alhamdulillah dari semua titik bencana banjir dan longsor tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. Sementara kerugian materi sedang dilakukan penghitungan. Dan kami minta warga yang melintas serta masyarakat Lampung Barat untuk tetap waspada,\” tandas Ismet. (Iwan/len)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB