BERBAGI

Liwa (Netizenku.com): Pemerintah Pusat telah mendistribusikan vaksin Covid-19 ke 34 provinsi, tidak terkecuali Provinsi Lampung. Terkait program vaksinasi tersebut, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, siap sebagai penerima pertama.

Dikatakan Parosil, kalau pemerintah sudah siap melakukan vaksinasi massal tentu vaksin tersebut sudah melalui proses, baik keamanan maupun kehalalannya, untuk itu dirinya siap untuk menerima vaksin pertama di Lampung Barat.

“Pak Jokowi (Presiden) sudah mendistribusikan vaksin Covid-19 ke 34 provinsi, tentu itu dilakukan setelah melalui proses pengujian baik keamanan maupun kehalalannya, untuk itu saya siap sebagai orang pertama di Lampung Barat yang menerima vaksin,” kata Parosil, Selasa (5/1).

Sebagai pemimpin kata Pakcik, sapaan akrab Parosil Mabsus, harus memberikan contoh yang baik, jadi yang dilakukan bukan hanya sebatas kampanye tentang protokol kesehatan, tetapi program vaksinasi sebagai langkah pencegahan penularan virus Covid-19 juga harus disukseskan.

“Tahun 2020 merupakan tahun yang kelam akibat pandemi Covid-19, mudah-mudahan dengan vaksinasi massal yang diprogramkan pemerintah pada tahun 2021, penyebaran virus Covid-19 di negara kita akan berakhir, sehingga masyarakat akan kembali menjalankan kehidupan yang normal,” harapnya.

Karena kata dia, dengan adanya wabah tersebut, bangsa Indonesia bukan hanya krisis di bidang kesehatan, tetapi sangat berdampak pada bidang perekonomian. Sehingga banyak anggaran yang seharusnya untuk pembangunan infrastruktur harus dialihkan untuk pencegahan dan penangan dampak virus Wuhan tersebut.

“Banyak warga kita yang mendapat imbas langsung dari virus Covid-19, seperti PHK, terganggunya kegiatan ekonomi, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan pemerintah yang seharusnya membangun infrastruktur untuk percepatan pertumbuhan ekonomi, harus dialihkan untuk pencegahan dan penanganan dampak virus yang sudah merenggut korban jiwa jutaan manusia,” tandasnya.

Sementara Kadis Kesehatan Lampung Barat, Paijo, mengatakan pihaknya sudah siap mensukseskan program vaksinasi virus Covid-19, termasuk memaksimalkan sarana penyimpanan berupa coldchain 1 ada di Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

“Kami belum tahu kapan vaksin tersebut didistribusikan ke kabupaten/kota, tetapi kami sudah siap menerima Vaksin tersebut dengan menyiapkan alat penyimpanan berupa coldchain yang dimiliki Dinas Kesehatan serta Puskesmas, dan mudah-mudahan setelah rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Propinsi Lampung 11 Januari mendatang, sudah ada kepastian waktunya,” kata dia.

Karena kata Paijo, selain Rakor pada kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan Propinsi Lampung juga akan mengadakan pelatihan tentang tatacara pelaksanaan vaksinasi. Sementara jumlah yang telah diajukan sesuai dengan jumlah tenaga kesehatan yang ada di Lampung Barat.

“Yang kami ajukan sebanyak 1.416 dosis vaksin sesuai dengan jumlah tenaga kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta, tetapi berada realisasinya belum ada kepastian, tetapi pada prinsipnya kami siap mensukseskan program vaksinasi tersebut,” jelas Paijo seraya mengatakan kemungkinan pelaksanaannya pada akhir Januari atau awal Pebruari setelah pelaksanaan di Pulau Jawa dan Bali. (Iwan/len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here