oleh

Bupati Kopi Belajar Ke Kampung Peternak Sapi Penghasil Susu

Liwa (Netizenku.com): Menarik, kunjungan kerja Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang didampingi sejumlah pejabat dan juga sang istri Partinia, belajar tentang kopi di peternakan sapi.

Seperti diketahui saat ini, Selasa (6/4) Parosil sedang berada di peternakan sapi yang di kelola PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory) sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Industri Pengolahan Susu (IPS) di Cisarua, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Dikatakan Parosil, pada pertemuan dengan manajemen perusahaan yang bergerak pada bidang pangan berbasiskan empat protein alami, seperti daging (PT Macroprima Pangan Utama), susu (PT Cisarua Mountain Dairy), telur (PT Java Egg Specialities) dan kacang kedelai (PT Indosoya Sumber Protein), secara substansi banyak kesamaan dengan Lampung Barat.

Baca Juga  Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak Ikut FKN ke-XII

\”Di Cimori ini awalnya para masyarakat bergerak pada bidang peternakan sapi penghasil susu, tetapi tidak berdampak langsung kepada para peternak. Sama hal dengan Lampung Barat yang mayoritas petani kopi namun hasilnya belum dapat menyejahterakan petani kopi itu sendiri,\” kata Parosil.

Tetapi kata Parosil, berkat pengelolaan yang baik dan terpadu, saat ini sudah berdampak positif terhadap kesejahteraan para peternak. Dan dengan kunjungan kerja tersebut dia berharap dapat diadopsi dan diterapkan terhadap petani kopi di Lampung Barat.

Baca Juga  TK Alif Lambar Pastikan Kenyamanan Guru dan Orang Tua Selama Covid-19

\”Tentu apa yang telah dilakukan di sini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para peternak, dapat kita adopsi dan terapkan di Lampung Barat, sehingga petani kopi kita akan sejahtera, seperti masyarakat yang ada di lingkungan Cimori,\” harap Parosil.

Sementara, Karina Rianti Triatmojo, Bisnis Unit Manager PT Wisata Sapta Pesona, mewakili dari Cimori menjelaskan, Cisarua mountain dairy/cimori berbasis dari pengolahan susu namun terkendala dengan hasil produksi yg melimpah sehingga sulit untuk memasarkan. Hal itulah yg mendasari pemikiran sehingga upaya terus dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah bagi peternak.

Baca Juga  Aparat Pekon Diminta Hati-hati dalam Gunakan Dana Desa

\”Awal dari pengembangan usaha, dari melimpahnya produksi susu yang dihasilkan para peternak. Maka dilakukan pengembangan jenis usaha, dan saat ini masyarakat sudah merasakan manfaatnya,\” kata dia. (Iwan/len)

Komentar