BPKK PKS Bandarlampung Bantu Korban Tsunami yang Belum Tersentuh Bantuan

Redaksi

Senin, 31 Desember 2018 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bandarlampung, Yuni Karnelis, beserta rombongan menyalurkan bantuan untuk pengungsi tsunami.

Rombongan BPKK PKS Bandarlampung ini menyambangi 2 lokasi pengungsian, pertama di daerah Way Halim dan yang kedua di Kampung Talang Ulu, Minggu (30/12).

Yuni menjelaskan, pengungsi tsunami yang di Way Halim berasal dari Gudang Lelang, Teluk Betung Selatan berjumlah sekitar 20 orang, dengan mata pencaharian sebagian besar adalah nelayan.

Baca Juga  SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Sudah 7 hari mereka mengungsi, karena takut tsunami datang lagi. Intinya mereka masih trauma dengan peristiwa tsunami kemarin, jadi mengungsi sampai ke Way Halim. Keberadaan mereka di Way Halim tidak diketahui, sampai hari Minggu pagi kemarin ada relawan PKS yang memberitahu saya,\” kata Yuni.

Sedangkan untuk yang mengungsi di Kampung Talang Ulu, Ranji, Lampung Selatan, merupakan warga Kelurahan Panjang Selatan yang rumahnya di atas Laut. Jumlah yang mengungsi totalnya 20 orang juga.

Baca Juga  Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Epen, salah satu warga Panjang yang ikut mengungsi ke Kampung Talang Ulu mengatakan, mereka mengungsi sejak hari pertama kejadian tsunami. Mayoritas mereka mendirikan rumah di atas laut. Saat tsunami terjadi rumah mereka rusak terkena ombak. Sampai sekarang Epen belum bisa memastikan kapan akan kembali ke rumahnya di Panjang.

Bantuan yang disalurkan BPKK PKS Bandarlampung kepada pengungsi di dua lokasi tersebut, terdiri dari makanan, selimut, popok sekali pakai untuk bayi dan balita, serta obat-obatan.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

“Semoga semua cepat pulih, sehingga mereka bisa kembali ke rumah masing-masing. Yang perlu jadi perhatian kita semua saat ini adalah ketidakpastian yang dihadapi pengungsi ini. Mereka trauma peristiwa tsunami kemarin. Ini perlu dicarikan solusinya oleh kita semua, sehingga mereka tidak berlama-lama berada di pengungsian,\” tutur Yuni. (*Rls)

Berita Terkait

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:31 WIB

Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:26 WIB

Mahasiswa Pascasarjana UMPRI Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:15 WIB

Maling Mobil di Pringsewu Resmi Diserahkan ke Jaksa, Terancam 9 Tahun Penjara

Senin, 4 Mei 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pringsewu Peringati Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Kamis, 30 April 2026 - 19:45 WIB

Kabupaten Pringsewu Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 23:13 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan ATENSI Rp892 Juta

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB