oleh

BPKK PKS Bandarlampung Bantu Korban Tsunami yang Belum Tersentuh Bantuan

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bandarlampung, Yuni Karnelis, beserta rombongan menyalurkan bantuan untuk pengungsi tsunami.

Rombongan BPKK PKS Bandarlampung ini menyambangi 2 lokasi pengungsian, pertama di daerah Way Halim dan yang kedua di Kampung Talang Ulu, Minggu (30/12).

Yuni menjelaskan, pengungsi tsunami yang di Way Halim berasal dari Gudang Lelang, Teluk Betung Selatan berjumlah sekitar 20 orang, dengan mata pencaharian sebagian besar adalah nelayan.

Baca Juga  Lambar Raih Penghargaan PPD Tingkat Provinsi

\”Sudah 7 hari mereka mengungsi, karena takut tsunami datang lagi. Intinya mereka masih trauma dengan peristiwa tsunami kemarin, jadi mengungsi sampai ke Way Halim. Keberadaan mereka di Way Halim tidak diketahui, sampai hari Minggu pagi kemarin ada relawan PKS yang memberitahu saya,\” kata Yuni.

Sedangkan untuk yang mengungsi di Kampung Talang Ulu, Ranji, Lampung Selatan, merupakan warga Kelurahan Panjang Selatan yang rumahnya di atas Laut. Jumlah yang mengungsi totalnya 20 orang juga.

Baca Juga  Masyarakat Lambar yang Terpapar Covid-19 Tak Taat Prokes

Epen, salah satu warga Panjang yang ikut mengungsi ke Kampung Talang Ulu mengatakan, mereka mengungsi sejak hari pertama kejadian tsunami. Mayoritas mereka mendirikan rumah di atas laut. Saat tsunami terjadi rumah mereka rusak terkena ombak. Sampai sekarang Epen belum bisa memastikan kapan akan kembali ke rumahnya di Panjang.

Bantuan yang disalurkan BPKK PKS Bandarlampung kepada pengungsi di dua lokasi tersebut, terdiri dari makanan, selimut, popok sekali pakai untuk bayi dan balita, serta obat-obatan.

Baca Juga  Parosil Penuhi Janji Politik Ubah Peralihan Status Pegawai

‚ÄúSemoga semua cepat pulih, sehingga mereka bisa kembali ke rumah masing-masing. Yang perlu jadi perhatian kita semua saat ini adalah ketidakpastian yang dihadapi pengungsi ini. Mereka trauma peristiwa tsunami kemarin. Ini perlu dicarikan solusinya oleh kita semua, sehingga mereka tidak berlama-lama berada di pengungsian,\” tutur Yuni. (*Rls)

Komentar