Beras Rencengan Segera Hadir di Warung! Bulog Lampung Tunggu Distribusi Pusat

Redaksi

Minggu, 27 Mei 2018 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budi Waseso memamerkan contoh beras rencengan atau sachet. Foto: Ist

Budi Waseso memamerkan contoh beras rencengan atau sachet. Foto: Ist

Bandarlampung (Netizenku.com): Mungkin warga Lampung banyak yang belum mengetahui tentang rencana Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), yang akan segera merilis beras sachet atau rencengan. Program yang terbilang unik ini, diketahui untuk mempermudah akses masyarakat dalam mendapatkan beras yang murah dan praktis.

Kini, Perum Bulog Lampung sedang menunggu pendistribusian Bulog Pusat terkait penjualan beras yang dikemas seberat 200 gram dengan harga Rp2.500.

Kepala Bulog Divre Lampung, Attar Rizal mengatakan, pihaknya menjamin beras tesebut akan distribusikan di daerah kabupaten dan kota jika memang sudah sampai di Lampung. \”Kami akan sebar beras tersebut, terutama distribusi di warung-warung,\” ujarnya, Minggu (27/5).

Ia juga mengatakan, beras rencengan ini akan menjadi solusi bagi masyarakat yang berada di taraf ekonomi menengah ke bawah. \”Untuk di Lampung, masyarakat menengah kebawah kami fokuskan untuk membeli ini. Ini bisa jadi solusi yang baik,\” kata dia.

Ia juga mengatakan, Bulog menjamin beras sachetan dijual dengan kulaitas yang baik. \”Ini kan kualitasmya baik. Kami menjamin kemasan ini tidak kena udara, setahun tahan, kutu juga tidak bakalan masuk,\” tandasnya.

Baca Juga  Didik Harapkan MoU dengan Kejati Bukan Hanya Formalitas

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan bahwa latar belakang menjual beras dengan ukuran sachet 200 gram ini, untuk menjamin ketersediaan beras kepada masyarakat.

Diungkapkannya lebih lanjut, kemasan beras 200 gram ini, apabila dimasak akan cukup untuk tiga piring dan akan dijual di warung-warung dengan harga 2500 rupiah dengan kualitas premium beras lokal.

Baca Juga  IDI Bandarlampung: 3T terkendala stigma dan ketersediaan Lab

“Harga 2500 rupiah. Jadi kalau didompet cuma ada 10 ribu, beli beras sachet saja. Ini cukup tiga piring dengan kualitas premium lokal. Kembaliannya bisa digunakan ntuk membeli komoditi yang lain,” tandasnya.(Agis)

 

Berita Terkait

Eva: Tugu Pagoda dan Gapura Teluk Betung Simbol Toleransi
Walikota-KPU Umumkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024
Paket Internet #SuperSeru Tawarkan Kuota Lebih Banyak Internetan Jadi Lebih Seru
Forum Investasi Lampung Segera Sampaikan Proyek Investasi yang Siap Ditawarkan 
Ramaikan! Berikut Jadwal Vaksinasi Rabies di 20 Kecamatan Se-Bandarlampung
Pemkot Kejar Utang, Pemprov Siap Penuhi Panggilan Dewan
Ketua KNPI Lampung Kembalikan Berkas ke 3 Parpol
Distan Balam Ajukan Penambahan Pupuk Subsidi

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:42 WIB

Cabuli Anak Dibawah Umur, Kakek 65 Tahun Digelandang ke Polres Pesawaran

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:35 WIB

Tunjang Ketahanan dan Swasembada Pangan, Dendi Tanam Kedelai

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:25 WIB

Dendi Tekankan Penyelenggara Pemilu Jaga Netralitas

Rabu, 15 Mei 2024 - 18:04 WIB

Ketua TP PKK Pesawaran Hadiri Acara Puncak HUT ke-44 Dekranas

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:19 WIB

BPK RI Beri Opini WTP Laporan Keuangan Pesawaran Tahun 2023

Senin, 13 Mei 2024 - 16:24 WIB

DPRD Pesawaran Nilai Polemik Lahan 329 H Persoalan Simpel

Minggu, 12 Mei 2024 - 17:46 WIB

Masyarakat Rejosari Gotong Royong Bongkar Gedung Balai Pekon untuk Renovasi

Minggu, 12 Mei 2024 - 12:58 WIB

Melawan, Pelaku Jambret Dihadiahi Timah Panas Tekab 308 Polres Pesawaran

Berita Terbaru

Peletakan batu pertama Tugu Pagoda dan Gapura Teluk Betung oleh Walikota Eva Dwiana. (Foto: Dok. Humas)

Bandarlampung

Eva: Tugu Pagoda dan Gapura Teluk Betung Simbol Toleransi

Senin, 20 Mei 2024 - 14:52 WIB

(Foto: Dok. Humas)

Bandarlampung

Walikota-KPU Umumkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:21 WIB

(Foto: Ilustrasi)

Lampung

Jumlah TPS Pilkada 2024 Menurun Signifikan

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:56 WIB

Kepala Dinas Kesehatan, Edwin Rusli, ketika diwawancarai. foto: arsip Luki.

Lampung

Flu Singapura Merebak di Lampung, 145 Kasus Suspek Tercatat

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:39 WIB