Belum ada Perbup, Perekrutan Koordinator Kecamatan dan Pendamping Tiyuh Belum Jelas

Redaksi

Selasa, 8 Januari 2019 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Lantaran belum ada peraturan bupati (perbup) dan petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk tekhnis (juknis), perekrutan besar-besaran koordinator kecamatan, pendamping kelurahan/tiyuh di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) guna menjalankan program maju dan sejahtera (Mantra) yang baru akan digulirkan pemkab setempat, belum dibuka dalam waktu dekat ini.

\”Perekrutan ini belum saatnya diumumkan, sebab kami masih menyusun juklak juknisnya karena aturan itu harus detail, orang yang daftar harus jelas dan syaratnya apa,\”terang Rasidi, SH Kadis Sosial melalui Yusuf, Kabid di Dinas Sosial Tubaba yang membidangi program Mantra saat dihubungi netizenku.com melalui sambungan ponselnya, Selasa (8/1) siang.

Yusuf membenarkan, program yang baru akan diluncurkan Pemkab Tubaba di bidang pendamping sosial tersebut, bahkan dana untuk membiayai program tersebut telah masuk dalam APBD Kabupaten Tubaba tahun 2019 yang sudah diketok palu oleh DPRD di akhir tahun 2018 lalu.

\”Dasar pelaksanaan program ini masih kita susun,\” tukasnya.

Dia menjelaskan, program kordinator kecamatan dan pendamping kelurahan/tiyuh ini nanti bergerak dalam bidang sosial seperti yang sudah diterapkan pemerintah pusat seperti pendamping program keluarga harapan (PKH), namun pendamping ini langsung dibiayai oleh pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Tubaba.

“Tugas mereka nantinya melakukan validasi data masyarakat miskin yang berada di tiyuh-tiyuh yang layak mendapatkan bantuan sosial, sehingga program pemerintah yang digelontorkan tersebut tepat sasaran,\” kata dia,

Baca Juga  Kapolda Lampung Kunjungi Mapolres Tubaba

Mereka lanjut dia, nanti dibekali data. Contohnya, di Tiyuh Pulung Kencana ada 100 warga miskin, mereka akan cek ulang jika warga itu tidak layak dibantu akan di coret, dan untuk mengetahui warga tersebut masih tinggal di tiyuh tersebut atau tidak sehingga ketika sudah tidak berada di tiyuh tersebut juga akan dicoret.\”Sehingga saat pencairan bantuan sosial yang digelontorkan pemerintah tepat sasaran,\” tambahnya.

Yusuf menambahkan, dalam menjalankan program Mantra ini, Pemkab Tubaba bekerjasama dengan Universitas Lampung (Unila) dalam melakukan penyaringan tenaga kordinator dan pendamping tersebut.\”Kalau sekarang belum waktunya dibuka,\” tutupnya.

Dihubungi melalui ponselnya, Sofyan Nur Kabag Hukum Setdakab Tubaba terkait draft peraturan bupati tentang aturan perekrutan kordinator kecamatan dan pendamping kelurahan/tiyuh bidang sosial tersebut hingga saat ini pihaknya belum menerimanya.\”Belum ada sodoran terkait draft perbup perekrutan tenaga Mantra ke saya pribadi, mungkin kalau tidak pakai perbup bisa saja perekrutan tersebut pakai keputusan kepala dinas terkait,\” singkatnya.

Baca Juga  Sekda Tubaba Ingatkan ASN Dapat Tingkatkan Kinerja

Pantauan wartawan ini, surat edaran perekrutan tenaga kordinator kecamatan dan pendamping kelurahan/ tiyuh tersebut telah di edarkan ke camat, lurah, dan kepalo tiyuh se-Tubaba. Dalam surat yang ditandatangani Sekdakab Tubaba Herwan Sahri tanggal 31 Desember 2018 tersebut camat , lurah, dan kepalo tiyuh diminta untuk menyampaikan kepada warga masyarakatnya dengan beberapa ketentuan dan dalam surat tersebut dilampirkan syarat pelamar. (Arie)

Berita Terkait

Tubaba Beri Bantuan Jamban Sehat di Tumijajar
Pj Bupati Tubaba Ziarah ke Makam para Raja
Pj Bupati Tubaba Tinjau Kesiapan Pelayanan Puskemas
Trend Positif, Tubaba Komitmen Tingkatkan Capaian Pembangunan
Pj Bupati Tubaba Safari Ramadan di Masjid Al-Muttaqin Gunung Terang
Kwarcab Pramuka Tubaba Gelar Ceramah Ramadan dan Buka Bersama
Tubaba Akan Beri Bantuan Unggas Untuk Keluarga Beresiko Stunting
Pemkab Tubaba Siap Salurkan THR Kepada 3256 Penerima

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 20:05 WIB

Disnaker Lampung Bakal Turunkan Tim Pengawas dan Mediator untuk Selesaikan Permasalahan THR

Jumat, 19 April 2024 - 19:59 WIB

Disnaker Lampung Catat 13 Pengaduan Ikhwal THR

Jumat, 19 April 2024 - 19:49 WIB

Realisasi penyaluran KUR Peternakan Lampung Capai Rp1,51 triliun

Kamis, 18 April 2024 - 21:58 WIB

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 April 2024 - 20:42 WIB

Gubernur Arinal Ajak Semua Pihak Wujudkan Lampung Sebagai Lumbung Ternak Nasional

Kamis, 18 April 2024 - 19:49 WIB

DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan

Kamis, 18 April 2024 - 13:38 WIB

Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Kamis, 18 April 2024 - 12:42 WIB

6 Trayek Baru Angkutan Perintis Lampung Diajukan

Berita Terbaru

Ilustrasi THR. Foto: Ist.

Lampung

Disnaker Lampung Catat 13 Pengaduan Ikhwal THR

Jumat, 19 Apr 2024 - 19:59 WIB