BBM Naik, Mahasiswa Demo Pemerintah No Solusi

Redaksi

Minggu, 23 Oktober 2022 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Kenaikan harga bahan bakar minyak beberapa waktu lalu ikut mengerek beberapa harga komoditi lainya, hal ini menyebabkan bayang – bayang inflasi besar menerpa Indonesia. Pemerintah pusat hingga kini hanya bisa memberikan bantuan sosial yang jumlahnya tidak sebanding dengan kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok. Bantuan sosial tersebut juga diambil dari subsidi BBM yang dialihkan menjadi bansos.

Hal ini memicu reaksi masyarakat khususnya mahasiswa di berbagai daerah yang menggelar aksi demo besar – besaran dipusatkan di kantor pemerintah daerah dan gedung rakyat yakni Gedung DPRD. Di Lampung hari ini ribuan mahasiswa mendatangi Gedung DPRD Provinsi Lampung untuk meminta pemerintah pusat membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak.

Baca Juga  DPRD Lampung Minta Pemprov Perkuat Sektor Energi, Potensi Migas Dinilai Sangat Menjanjikan

Aksi ini sudah yang kesekian kalinya di gelar , namun hingga kini pemerintah pusat belum juga bergeming. Menanggapi fenomena demo yang di lakukan mahasiswa, anggota DPRD Provinsi Lampung dari fraksi Gerindra. Mikdar Ilyas angkat bicara. Dirinya bukan tidak mendukung terkait kenaikan harga bahan baka minyak yang diputuskan oleh pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenaikan harga bahan bakar minyak memang harus di lakukan agar roda pemerintahan negara ini terus berjalan. Selain itu, dengan menaikan harga BBM negara tidak harus menambah hutang luar Negeri”. Ujarnya.

Namun, seharusnya pemerintah juga memberikan solusi kepada masyarakat yang memang benar – benar merasakan dampak dari kenaikan harga BBM dan beberapa kebutuhan pokok lainya meski bantuan sosial juga telah di salurkan melalui beberapa kementerian.

Baca Juga  ANTARA Dukung Penguatan Kerja Sama Media Asia-Pasifik Hadapi Disrupsi Digital

” Pemberian bansos kepada masyarakat saya nilai kurang tepat di lakukan, karena hanya segelintir masyarakat yang mendapatkan bansos tersebut dan rentan di selewengkan” tambahnya.

Mikdar memiliki pemikiran dan solusi agar masyarakat dapat tertolong meski harga BBM naik. “Seharusnya pemerintah bisa mengajak seluruh pengusaha untuk menaikan upah kerja, memberikan potongan harga atas tagihan listrik mulai dari 1.300 ke bawah dan membatasi HGU yang selama ini digunakan oleh pengusaha besar agar di alihkan ke masyarakat dalam bentuk HGU juga untuk kemudian mengelola lahan berkerjasama dengan perusahaan itu sendiri” timpalnya.

Baca Juga  Soroti Kinerja APBD 2025, Fraksi Golkar DPRD Lampung Desak Evaluasi Menyeluruh

Selain itu, gaji para aparatur sipil negara mulai dari PNS, TNI dan Polri hingga pensiunan harus juga di naikan. Ini untuk menjaga agar roda perekonomian di setiap daerah dapat terus berjalan dan terhindar dari ancaman inflasi. Dengan dialihkan nya penggunan HGU ke masyarakat dapat membantu sektor perekonomian yang kondisi nya saat ini sedang sakit.

Diketahui, saat ini pemerintah pusat dan daerah sedang bersiap menghadapi ancaman inflasi dengan menyiapkan anggaran yang peruntukan sebagai bantuan sosial yang besarnya di sesuaikan dengan kekuatan keuangan daerah masing – masing. Provinsi Lampung menyiapkan anggaran sebesar Rp. 10 Miliar untuk menghadapi inflasi yang penganggarannya telah di sahkan dalam APBD Perubahan 2022 lalu. (Agis)

Berita Terkait

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat
Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan
BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan
98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi
APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung
Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah
Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB