Bawaslu akan Investigasi Pembagian Sembako Berlogo Bupati Melalui Partai

Redaksi

Rabu, 22 April 2020 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Bawaslu Kabupaten Pesawaran, akan segera melakukan investigasi terkait adanya informasi tentang pembagian sembako yang dilakukan pihak pemerintah daerah, berlogo Bupati, Dendi Ramadhona melalui PKS beberapa waktu lalu, yang diduga pembagian sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19. Hal ink terkesan Dendi selaku petahana memanfaatkan bantuan tersebut aji mumpung, hanya untuk meraih perhatian masyarakat demi kepentingan dirinya selaku balonbup.

\”Terkait adanya informasi ini, kita sudah koordinasikan ke pihak Bawaslu Provinsi dan kita akan tindak lanjuti dengan segera melakukan investigasi ke lapangan terlebih dahulu. Dimana investigasi ini dilakukan untuk mengaitkan beberapa hal, yang pertama ada tidak pihak-pihak lain yang terlibat,\” kata  Riswanto, Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Pesawaran, saat ditemui di kantornya, Rabu (22/4).

Seharusnya, saran dia, agar tidak menimbulkan kecurigaan untuk pembagian bantuan sembako melalui partai, jangan hanya melibatkan satu partai saja, sebaiknya semua partai yang ada ikut dilibatkan dan jika bantuan tersebut dari pemerintah untuk masyarakat harus melalui jenjang mulai dari kepala desa, RT dan RW itu lebih jauh efektif.

Baca Juga  Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Harapannya sih pemerintah kalau memang mau melalui partai, semua partai harus dilibatkan, jangan hanya satu partai saja, ini sebagai bentuk azas keadilan, akan tetapi ketika pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat menggunakan perangkat-perangkat daerah yang ada mulai dari dinas, kepala desa, RT dan RW, ini supaya tepat sasaran dan tidak menimbulkan fitnah di nuansa pilkada yang saat ini sedang berjalan,\” ucapnya.

Maka untuk itu lanjut dia, agar tidak ada kecurigaan masyarakat bahwa petahana mendompleng guna meraih simpatik warga dengan memanfaatkan bantuan sembako dampak virus Corona, sebaiknya bantuan yang dikeluarkan pemerintah harus ada logo daerahnya.

Baca Juga  Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

\”Karena bupatinya masih berpasangan ya harus ada dua orang, bupati dan wakil terpasang juga di logo sembako itu,  supaya tidak ada kecurigaan ke pihak lain serta gunakannya OPD yang ada,\” tegasnya.

Dijelaskannya, sebenarnya terkait hal ini pihak Bawaslu sudah jauh-jauh hari telah memberikan imbauan kepada pemerintah daerah untuk pencegahan baik itu netralitas ASN dan sebagainya terkait pandemi ini.

\”Sebenarnya kita sudah memberikan imbauan kepada pemerintah daerah beberapa kali, untuk pencegahan, baik itu untuk netralitas ASN dan lain sebagainya terkait masalan pandemi ini. Secara prinsip pemerintah daerah jika mau menyalurkan bantuan kepada siapa saja itu boleh, cuma yang lagi tidak pas kan ini lagi momen politik jadi terkait hal ini kita cek lagi apakah pemda memang tidak mengindahkan instruksi kita atau apakah memang mereka lalai. Kalau kita lihat memang lalai dan ada keterlibatan ASN akan kita tangani sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang ada,\” tegasnya.

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Sementara itu, munculnya informasi bahwa pemerintah daerah telah membagikan sembako ke PKS berlogo bupati ini saat dilakukannya hearing DPRD yang dipimpin langsung ketua DPRD Pesawaran.

Dimana saat dilakukan hearing tersebut,  Muzakkar salah satu Anggota Komisi IV dari PBB, dirinya menilai ada kejanggalan dari pemberian bantuan berupa sembako dari pihak pemkab ke PKS.

\”Seharusnya jika ada bantuan dari pemkab itu harus berlogo pemkab dan ada foto bupati dan wakil, ini yang terjadi tidak seperti itu, yang ada hanya foto bupatinya saja. Inikan ada kesan bupati memanfaatkan momen ini untuk kepentingan individu, apa lagi ini masuk tahapan Pilkada sudah dilaksanakan, karena ada beberapa partai yang sudah memberikan rekomendasi ke balon,\” ungkapnya. (Soheh/len)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD
Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga
Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik
Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027
Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung
TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda
Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran
Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:20 WIB

Bupati Egi Tinjau Banjir di Jati Agung, 160 KK Terdampak

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:20 WIB

Bupati Lamsel Resmikan Dua Ruas Jalan Strategis di Penengahan

Senin, 2 Maret 2026 - 20:19 WIB

Disdik Lamsel Tegaskan Larangan Gaji BOS bagi Guru Penerima Sertifikasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:24 WIB

Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen

Senin, 2 Februari 2026 - 19:57 WIB

Bupati Lamsel Ikuti Rakornas Kemendagri 2026 di Bogor

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:17 WIB

Dinas Perpustakaan Lamsel Hadirkan Perpustakaan di Masjid Agung Kalianda

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:45 WIB

Tiga Inovasi Layanan Publik Lampung Selatan Segera Diluncurkan

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:27 WIB

Bupati Lamsel Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Berita Terbaru

Lampung

Ketua DPRD Lampung Tinjau Pengamanan Malam Takbiran

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:03 WIB

PLT Kadis PU-PR Kabupaten Pesawaran, Davit. Foto: Soheh/NK.

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Mar 2026 - 21:03 WIB

Pringsewu

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:14 WIB

Pesawaran

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:07 WIB