April, Bonus Atlet Berprestasi Porprov

Redaksi

Jumat, 13 Januari 2023 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com) : Perjuangan seorang atlet untuk bisa meraih prestasi yang maksimal tidak mudah. Seorang atlet harus rela mengorbankan waktu, tenaga dan biaya untuk berlatih keras mewujudkan cita-citanya menjadi atlet yang andal demi mengharumkan nama negara, provinsi dan kabupaten.

Atas pengorbanan para atlet yang di dukung oleh kerja keras pelatih dan insan olahraga, presiden Joko Widodo, mengapresiasi prestasi dengan nilai yang sangat fantastis. Sebagai contoh pada Olimpiade Tokyo, atlet yang mendapat medali emas diberi bonus Rp5,5 miliar masing-masing kepada Greysia Polli dan Apriyani Rahayu yang mendapat medali emas cabang bulutangkis.

Bonus besar juga diberikan kepada atlet yang meraih medali pada multi event Asian Games 2018, peraih medali emas diganjar bonus Rp1,5 miliar, peraih perak Rp500 juta dan peraih perunggu dapat Rp250 juta, masih ditambah diterima sebagai ASN tanpa tes. Lalu, Bonus bagi peraih medali pada ajang Sea Games 2022, para peraih medali di guyur masing Rp500 juta, Rp300 juta dan Rp150 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal yang sama dilakukan gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yang mengalokasikan APBD Rp15,4 miliar untuk peraih medali pada PON XX Tahun 2022, untuk perorangan peraih medali emas Rp250 juta, perak Rp100 juta dan perunggu Rp50 juta. Kemudian peraih medali emas berpasangan mendapat Rp375 juta, perunggu berpasangan Rp75 juta. Sedangkan peraih medali emas beregu Rp1,125 miliar dan peraih medali perak beregu mendapatkan Rp480 juta. Sedangkan untuk peraih medali emas pada cabang eksebisi mendapatkan Rp50 juta per orang.

Baca Juga  Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov

Bagaimana dengan kabupaten Lampung Barat, wakil ketua I KONI setempat, mengaku, pada ajang Porprov 2010, 2014 dan 2017, yang merupakan multi event olahraga terbesar di Lampung, atlet dan pelatih, bukan hanya mendapat bonus tetapi tercepat dalam pemberian apresiasi tersebut.

“Alhamdulillah pada Porprov IV, IIV bupati saat ini Mukhlis Basri memberikan bonus, hal yang sama pada Porprov IIIV bupati Parosil Mabsus juga memberikan bonus masing-masing Rp11 juta untuk emas, Rp7 juta (perak) dan Rp5 juta (perunggu), yang kesemuanya dianggarkan melalui APBD perubahan, sehingga pada bulan April sudah diserahkan,” jelas Iwan.

Bagaimana dengan Porprov IX yang berlangsung di Bandarlampung bulan Desember 2022 lalu, menurut Iwan, KONI Lampung Barat telah menyerahkan laporan hasil dan usulan tali asih, tetapi sampai saat ini belum ada kepastian ada atau tidak, berapa nilainya dan kapan akan diberikan.

“Alhamdulilah laporan hasil telah kami serahkan kepada pemerintah kabupaten termasuk usulan tali asih, tetapi apakah akan diberikan, berapa besarannya dan kapan silahkan tanyakan langsung dengan yang berwenang,” kata dia. (Iwan)

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Liwa (Netizenku.com) : Perjuangan seorang atlet untuk bisa meraih prestasi yang maksimal tidak mudah. Seorang atlet harus rela mengorbankan waktu, tenaga dan biaya untuk berlatih keras mewujudkan cita-citanya menjadi atlet yang andal demi mengharumkan nama negara, provinsi dan kabupaten.

Atas pengorbanan para atlet yang di dukung oleh kerja keras pelatih dan insan olahraga, presiden Joko Widodo, mengapresiasi prestasi dengan nilai yang sangat fantastis. Sebagai contoh pada Olimpiade Tokyo,, atlet yang mendapat medali emas diberi bonus Rp5,5 miliar masing-masing kepada Greysia Polli dan Apriyani Rahayu yang mendapat medali emas cabang bulutangkis.

Bonus besar juga diberikan kepada atlet yang meraih medali pada multi event Asian Games 2018, peraih medali emas diganjar bonus Rp1,5 miliar, peraih perak Rp500 juta dan peraih perunggu dapat Rp250 juta, masih ditambah diterima sebagai ASN tanpa tes. Lalu, Bonus bagi peraih medali pada ajang Sea Games 2022, para peraih medali di guyur masing Rp500 juta, Rp300 juta dan Rp150 juta.

Hal yang sama dilakukan gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yang mengalokasikan APBD Rp15,4 miliar untuk peraih medali pada PON XX Tahun 2022, dimana untuk perorangan peraih medali emas Rp250 juta, perak Rp100 juta dan perunggu Rp50 juta. Kemudian peraih medali emas berpasangan mendapat Rp375 juta, perunggu berpasangan Rp75 juta. Sedangkan peraih medali emas beregu Rp1,125 miliar dan peraih medali perak beregu mendapatkan Rp480 juta. Sedangkan untuk peraih medali emas pada cabang eksebisi mendapatkan Rp50 juta per orang.

Baca Juga  Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Bagaimana dengan kabupaten Lampung Barat, wakil ketua I KONI setempat, mengaku, pada ajang Porprov 2010, 2014 dan 2017, yang merupakan multi event olahraga terbesar di Lampung, atlet dan pelatih, bukan hanya mendapat bonus tetapi tercepat dalam pemberian apresiasi tersebut.

“Alhamdulillah pada Porprov IV, IIV bupati saat ini Mukhlis Basri memberikan bonus, hal yang sama pada Porprov IIIV bupati Parosil Mabsus juga memberikan bonus masing-masing Rp11 juta untuk emas, Rp7 juta (Perak) dan Rp5 juta (Perunggu), yang kesemuanya dianggarkan melalui APBD Peahan, sehingga pada bulan April sudah diserahkan,” jelas Iwan.

Bagaimana dengan Porprov IX yang berlangsung di Bandar Lampung bulan Desember 2022 lalu, menurut Iwan, KONI Lampung Barat telah menyerahkan laporan hasil dan usulan tali asih, tetapi sampai saat ini belum ada kepastian ada atau tidak, berapa nilainya dan kapan akan diberikan.

“Alhamdulilah laporan hasil telah kami serahkan kepada pemerintah kabupaten termasuk usulan tali asih, tetapi apakah akan diberikan, berapa besarannya dan kapan silahkan tanyakan langsung dengan yang berwenang,” kata dia. (Iwan)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB