Bandarlampung (Netizenku.com): Antusiasme masyarakat melakukan pencetakan dokumen kependudukan di Gedung Pelayanan Satu Atap Bandarlampung, khususnya loket pembuatan dan pengambilan E-KTP meningkat, Selasa (11/2).
Padahal beberapa waktu lalu antrean tidak begitu padat. Hal itu disebabkan banyaknya warga yang telah mengetahui ketersediaan blanko EKTP di Kota Bandarlampung. Sehingga antusias masyarakat membuat jumlah kunjungan meningkatkan.
Salah seorang warga, Dion (27), warga Kebun Jeruk, Tanjungkarang Timur, mengungkapkan bahwa E-KTP miliknya tak kunjung didapat setelah empat bulan melakukan perekaman. Lantaran mendapatkan informasi blanko yang telah tersedia dirinya melakukan pengecekan langsung ke Gedung Pelayanan Satu Atap Pemkot Bandarlampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
\”Ya saya dengar katanya sudah ada blanko nya. Makanya saya langsung cek. Soalnya KTP saya sudah beberapa bulan nggak jadi-jadi, empat-lima bulan ada,\” katanya.
Ia mengakui, program Walikota Bandarlampung, Herman HN, yang meminta E-KTP diantarkan ke rumah sempat dirasakannya. Namun kali ini dirinya tak sabar menunggu. Sehingga dirinya harus hadir menanyakan secara langsung data miliknya tersebut.
\”Duh kalau nunggu takut lama, kalau kita ambil sendiri kan lebih cepat. Soalnya saya memang perlu. Tapi pernah sih waktu itu tetangga diantar ke rumah,\” jelasnya.
Hal serupa diungkapkan Sari (33), warga Telukbetung Utara, mengatakan bahwa dirinya sengaja datang lantaran takut kehabisan blanko.
\”Mumpung ada, takut kehabisan blanko, nanti nunggu lama lagi. Tapi Alhamdulillah sih ini langsung jadi hari ini. Saya dari pagi tadi,\” ungkapnya.
Kepala Disdukcapil, Ahmad Zainudin, mengatakan waktu pencetakan E-KTP tersebut disesuaikan dengan antrean di setiap harinya. Apa bila tidak ada permasalahan teknis (pengaju melakukan dua kali perekaman, misal) dapat diselesaikan dalam waktu satu hari. Bahkan bagi masyarakat disabilitas hanya butuh waktu 5 menit saja.
\”Kita alat lengkap, SDM kita juga nggak ada masalah. Dalam sehari bisa mengerjakan 1.000 selesai, kita maksimalkan 2.000 juga bisa. Jika antrian sebanyak ini tidak mungkin 5 menit, jadi pagi datang, sore baru bisa jadi. Kecuali lansia, disabilitas, dan diperlukan untuk berobat,\” pungkasnya.
Zainudin juga menyampaikan bahwa Disdukcapil juga akan mengantarkan E-KTP langsung ke rumah warga.\”Besok Rabu kita mulai mengantarkan KTP yang sudah jadi dibantu anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan ketua RT,\” kata Zainuddin. (Adi)








