Anggota MUI Terlibat Terorisme, Ansor Minta Masyarakat tak Terprovokasi

Redaksi

Senin, 22 November 2021 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Lampung minta masyarakat tak berlebihan saat bereaksi soal penangkapan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) oleh tim Densus 88 yang diduga sebagai terorisme.

Fenomena terorisme yang kian menyeruak belakangan ini, pun mendapatkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Bahkan terkait pembubaran MUI pun cukup ramai dibahas di media sosial.

Ketua GP Ansor Lampung, Hidir Ibrahim, meminta masyarakat Lampung untuk tak terprovokasi oleh komentar yang dianggap dapat memecah belah persatuan. Menurut dia, masyarakat harus berpihak kepada pemerintah dalam hal ini Densus 88 untuk membersihkan jaringan terorisme.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fenomena terorisme hari ini terangkat lagi ke permukaan. Bahkan dalam beberapa pekan ke belakang, tim Densus 88 menangkap belasan orang yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme. Di Lampung pun kemarin ada yang ditangkap,” ujar dia saat dimintai tanggapan pada Selasa (22/11).

Menurut dia, jaringan terorisme adalah kelompok orang yang harus dibersihkan lantaran dapat merusak keadaan negara yang rukum dan damai. Ia pun menegaskan bahwa GP Ansor selalu berada di pihak pemerintah dalam upaya pemberantasan terorisme.

“Paham Radikal dan gerakan Radikal itu harus dibereskan. Apapun yang terjadi, GP Ansor akan selalu berada di pihak pemerintah dalam upaya pemberantasan terorisme. Kader-kader Ansor khususnya yang berada di Lampung, senantiasa harus melakukan penguatan ideologi dalam menangkal hal tersebut. Tak berhenti di situ, Ansor harus semakin gencar dalam mengedukasi masyarakat dimulai dari sanak keluarga terdekat,” tegas dia.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dukung Pelatihan AI Ready ASEAN untuk Perkuat Literasi Digital

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan semua pihak terlalu berlebihan menanggapi penangkapan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang diduga terlibat terorisme.

“Adapun, Densus itu sudah melakukan surveilens sudah lama. Itu semua sudah dibuntuti pelan-pelan. Kalau langsung tangkap, nanti berlebihan, dikira asal tangkap. Sebelum bukti kuat, tidak boleh menangkap teroris, karena UU 5 nomor 18 itu hukum khusus untuk terorisme dengan treatment khusus juga tidak boleh sembarangan,” katanya.

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti Pelajar Menyeberang Sungai Way Bungur

Diketahui, Anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain An Najah diamankan Tim Densus 88 atas dugaan keterlibatan dalam kelompok teroris Jamaah Islamiyah.

Usai kejadian itu, MUI menjadi sorotan publik. Bahkan, seruan terkait pembubaran MUI masuk menjadi trending topik di media sosial Twitter.

Densus 88 Antiteror Polri menangkap Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Farid Okbah, Anggota MUI Pusat Ahmad Zain An Najah, dan Anung Al Hamat, berdasarkan pengakuan dari 28 teroris.(Agis)

Berita Terkait

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung
Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara
Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI
Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Jadi Tuan Rumah PIN Papdi 2027
Andi Robi Diperiksa BK DPRD Lampung Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik
HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital ‎
DPRD Lampung Tekankan Peran Strategis Pertanian dalam Pertumbuhan Ekonomi
PKB Lampung Resmi Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2026–2030

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Senin, 9 Februari 2026 - 23:47 WIB

Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Jadi Tuan Rumah PIN Papdi 2027

Senin, 9 Februari 2026 - 19:06 WIB

Andi Robi Diperiksa BK DPRD Lampung Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

DPRD Lampung Tekankan Peran Strategis Pertanian dalam Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:06 WIB

PKB Lampung Resmi Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2026–2030

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:13 WIB

Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Senin, 9 Feb 2026 - 23:55 WIB