Anggota DPRD Lambar Bolos, Paripurna RAPBD Perubahan 2022 Batal

Redaksi

Senin, 19 September 2022 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Tahun 2022, dalam rapat paripurna DPRD Lampung Barat kembali harus tertunda karena tidak kuorum, alias banyak anggota DPRD yang tidak taat terhadap keputusan lembaganya sendiri.

Seperti diketahui, Senin (19/9), Pukul 9.00 WIB, sesuai keputusan Badan Musyawarah (Banmus), dijadwalkan rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi, faktanya paripurna tersebut baru dimulai pukul 13.00 WIB, karena baru dinyatakan kuorum sesuai tata tertib.

Selanjutnya pada Pukul 15.30 WIB rapat paripurna dengan agenda jawaban pemerintah yang pada jadwal Banmus pada pukul 13.00 WIB, tetapi sebagian besar dari 28 orang anggota DPRD yang hadir, minta diskor dan dilanjutkan pada pukul 20.00 WIB, tetapi faktanya hanya dihadiri oleh 11 orang, sehingga rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Edi Novial kembali batal. Sementara bupati beserta jajarannya telah hadir di kantor DPRD dari pukul 19.00 WIB.

Baca Juga  Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi kejadian tersebut, praktisi hukum yang juga Ketua LBH Lampung Barat Zeplin Erizal, MH, mengecam anggota DPRD setempat yang tidak bertanggungjawab dalam mengemban amanah rakyat, apalagi penundaan tersebut sudah yang kedua kali.

“Hari inikan seharusnya sudah memasuki agenda rapat kerja tingkat komisi, tetapi rapat paripurna yang diagendakan pada Rabu (14/9) pekan lalu dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi tidak terlaksana karena tidak kuorum, maka dijadwalkan pada Senin (19/9), ternyata kejadian serupa kembali terulang,” kata Zeplin.

Baca Juga  Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

Dilanjutkannya, kejadian yang berulang ini manjadi catatan besar kepada masyarakat Lampung Barat, dalam menentukan pilihan pada Pileg 2024, untuk tidak memilih orang yang tidak bertanggungjawab, jangankan kepada rakyat, menjalankan amanah atau keputusan lembaga mereka sendiri saja tidak mampu mereka lakukan.

“Mereka itu dipilih oleh masyarakat Lampung Barat, digaji dengan uang pajak rakyat, kalau tidak becus kerja, jangan dipilih lagi, apalagi yang dibahas adalah APBD Perubahan, yang tentu ada program-program Pemkab yang harus segera berjalan, apalagi saat ini masyarakat kita lagi susah,” kata Zeplin.

Zeplin juga, mengatakan akan meminta nama-nama anggota DPRD yang tidak hadir dalam setiap agenda paripurna, guna dilaporkan kepada DPP partai masing-masing, sehingga akan menjadi pembelajaran mereka kedepan.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

“Saya akan laporkan, kepada pimpinan partai di tingkat DPP, apalagi preseden seperti ini bukan yang pertama, sudah sering kali kita mendengar rapat paripurna ditunda karena tidak kuorum,” kata dia.

Bisa saja kata Zeplin, ketidakhadiran anggota DPRD karena keinginan mereka tidak terakomodir dalam APBD Perubahan, tentu itu semua karena kondisi keuangan daerah, walaupun demikian, bukan dengan bolos membalasnya.

“Kalau ada usulan DPRD tidak terakomodir selesaikan dalam pembahasan, jangan bolos, saya curiga itu dilakukan karena keinginan mereka nambah dana reses dan lain-lain tidak dapat diakamodir, ingat dalam UU, reses itu maksimal tiga kali bukan harus tiga kali, artinya itu bisa tiga atau kurang tergantung kondisi keuangan,” tandasnya. (Iwan/Leni)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Batin Wulan Lantik Pengurus PMI Kota Metro 2026–2031, Tekankan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Gubernur Lampung Dorong Tahura WAR Jadi Destinasi Unggulan Ekowisata Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Iwan Mursalin

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:49 WIB

Lampung Selatan

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:45 WIB