DPRD Lampung Soroti Pelajar Menyeberang Sungai Way Bungur

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterbatasan akses infrastruktur masih dirasakan warga Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur. Para pelajar di wilayah tersebut hingga kini harus menyeberangi Sungai Way Bungur menggunakan perahu kecil setiap hari untuk menuju sekolah, kondisi yang belakangan kembali menjadi sorotan setelah videonya beredar luas di media sosial.

Lampung (Netizenku.com): Dalam rekaman tersebut terlihat siswa berseragam lengkap, sebagian membawa sepeda motor, mengantri di tepian sungai sebelum menyeberang satu per satu. Warga menyebut kondisi itu telah berlangsung bertahun-tahun akibat belum tersedianya jembatan penghubung yang layak.

Baca Juga  Banggar DPRD-TAPD Lampung Sepakati Perubahan APBD 2026, SiLPA Naik Rp94,3 Miliar

Sekertaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Yusnadi, mengatakan persoalan penyeberangan Sungai Way Bungur sebenarnya sudah lama disampaikan ke berbagai tingkatan pemerintahan. Ia mengaku bersama sejumlah anggota dewan pernah meninjau langsung lokasi penyeberangan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari kabupaten, provinsi, sampai kami di DPRD sudah pernah turun ke lokasi. Pengajuan agar ditangani kementerian juga sudah lama dilakukan,” ujar Yusnadi saat di wawancarai di ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, surat permohonan pembangunan jembatan permanen telah diajukan ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait sejak lebih dari enam bulan lalu. Bahkan, dalam rapat dengar pendapat sebelumnya, dinas teknis disebut telah memastikan pengajuan tersebut sudah diproses di tingkat kementerian.

Baca Juga  Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

“Saat ini kita tinggal menunggu proses dari kementerian. Karena kalau mengandalkan APBD, rasanya sangat sulit,” jelasnya.

Sebagai solusi sementara, Yusnadi menyebut pemerintah berencana membangun jembatan gantung yang akan diberi nama Jembatan Merah Putih. Opsi tersebut dinilai dapat menjadi jalan keluar sambil menunggu pembangunan jembatan permanen.

“Yang sementara dulu bisa dibangun jembatan Merah Putih. Tapi harapannya tetap jembatan permanen,” ujarnya.

Baca Juga  Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Menurutnya, penyeberangan sungai tersebut melayani sedikitnya dua desa dengan satu lokasi sekolah yang sama. Setiap hari, ratusan pelajar harus menyeberangi sungai menggunakan perahu kecil.

“Kondisinya memang memprihatinkan. Ini menyangkut keselamatan anak-anak,” pungkasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengawal proses tersebut hingga pembangunan jembatan benar-benar terealisasi, baik sementara maupun permanen, agar akses pendidikan masyarakat tidak lagi bergantung pada penyeberangan sungai yang berisiko. (*)

Berita Terkait

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB